Categories: Pekanbaru

Harga Normal, Program GPM Dihentikan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Pekanbaru mengambil kebijakan untuk menghentikan sementara waktu program Gerakan Pangan Murah (GPM). Keputusan ini diambil setelah melihat dan memantau harga-harga barang keperluan pokok saat ini sudah mulai normal.

Kepala Disketapang Pekanbaru Maisisco mengatakan, pihaknya rutin melakukan pengecekan harga barang keperluan pokok di sejumlah pasar tradisional. Berdasarkan hasil di lapangan, pihaknya memastikan harga barang keperluan pokok pascaidulfitri 2024 hingga kini sudah berjalan normal.

Bahkan, harga barang keperluan pokok yang sempat melonjak saat Ramadan 1445 H lalu sudah kembali normal.

”Hasil pantauan tim di lapangan didapatkan harga keperluan pokok setelah Idulfitri hingga hari ini masih berjalan normal. Tidak ada kenaikan yang signifikan,” ujarnya.

Dilanjutkannya, melihat harga barang keperluan pokok di Kota Pekanbaru sudah normal dan tidak mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan, maka untuk sementara waktu program kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang selama beberapa bulan terakhir kerap dijalankan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru dihentikan.

Menurutnya, keberadaan program GPM tersebut dilakukan untuk mengimbangi harga bahan pokok ketika ada kenaikan yang cukup signifikan sehingga GPM tidak dilakukan pada saat harga bahan pokok sudah kembali ke harga normalnya.

Bahkan jika GPM masih tetap digelar saat harga bahan pokok di pasaran sudah dalam harga normal tentu akan berimbas pada para petani yang akan menjual dengan harga di bawah normal sehingga menyebabkan kerugian.

”GPM ini kami lakukan saat harga bahan pokok melambung tinggi, untuk mengimbangi serapan masyarakat yang tinggi dan besar, makanya kita lakukan GPM. Tapi kalau kami adakan saat harga normal, maka tentu kasihan petaninya. Kami beli dengan harga murah, kalau terlalu murah nanti para petani akan jual di harga berapa lagi,” terangnya.(yls)

Laporan PRAPTI DWI LESTARI, Kota

Redaksi

Recent Posts

Polres Bengkalis Musnahkan 8,2 Kg Sabu dan 5.005 Pil Ekstasi

Polres Bengkalis memusnahkan 8,2 kg lebih sabu dan 5.005 pil ekstasi. Hingga Juli 2026, polisi…

12 jam ago

Harga TBS Sawit Riau Periode 29 Juli-4 Agustus 2026 Naik, Ini Besarannya

Harga TBS sawit mitra plasma Riau naik menjadi Rp3.985,26 per kg untuk periode 29 Juli-4…

12 jam ago

Kafe A Tak Berizin dan Sudah Tiga Kali Ditegur, Satpol PP Kuansing Siapkan Langkah Tegas

Razia pekat di Kuansing mengamankan dua LC dan minuman alkohol. Kafe A yang tak berizin…

13 jam ago

Polisi Temukan 8 Paket Sabu, Residivis Narkoba Kabur dengan Tangan Terborgol

Pria di Siak yang kedapatan membawa 8 paket sabu kabur ke semak dan kebun sawit…

13 jam ago

Waspada DBD! Kasus di Kuansing Melonjak, 100 Warga Terserang pada Mei

Sebanyak 251 kasus DBD tercatat di Kuansing dalam enam bulan 2026. Warga diminta waspada dan…

14 jam ago

Riau Pos-HSBL 2026 Series Dumai Dimulai, 12 Tim Pelajar Berebut Jadi yang Terbaik

Riau Pos-HSBL 2026 memasuki series Dumai pada 29 Juli-1 Agustus. Sebanyak 12 tim putra dan…

15 jam ago