Categories: Pekanbaru

Minta Serap Naker Lokal, DPRD  Segera Panggil Pertamina

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – PT Pertami­na Hulu Rokan (PHR) baru saja me­mulai operasi mengelola Blok Rokan menggantikan operator se­belumnya, yakni PT Chevron Pacific Indonesia (CPI). Desakan untuk menyerap tenaga lokal pun mencuat. Salah satunya datang dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau. Sebagai corong aspirasi masyarakat, dewan ingin PT PHR segera membuka rekrutmen kusus untuk tenaga lokal. 

Hal itu seba­gaimana disampaikan Ketua Komisi V DPRD Riau Eddy A Mohd Yatim yang membidangi tenaga kerja, Ahad (22/8). Dikatakan Eddy, dalam waktu dekat pihaknya akan segera memanggil PT PHR untuk dilakukan rapat dengar pendapat. Pertemuan itu nantinya akan membahas banyak hal karena akan ada komisi lainnya yang ikut ke dalam rapat. 

"Kami sudah komunikasikan dengan Komisi III. Kemungkinan rapat bersama lintas komisi. Kalau kami fokus dengan penyerapan tenaga kerja lokal," ujar Eddy.

Ia menambahkan, sejak awal rencana alih kelola Blok Rokan, pihaknya sudah banyak mendapat masukan dari berbagai sektor. Mulai dari tokoh masyarakat, tokoh adat dan kalangan mahasiswa. Menurut dia, penerimaan naker lokal merupakan hal mutlak yang harus dipenuhi oleh PT PHR. Maka dari itu, dewan juga akan menanyakan langsung bagaimana peluang anak jati Riau bisa bekerja di perusahaan pelat merah tersebut. 

"Tentu kami ingin tau seberapa besar peluang anak-anak kita untuk bisa bekerja disana? Karena ini harus segera diperjelas," sambungnya.

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Riau Hardianto. Dikatakan dia, untuk langkah awal operasional, PHR sendiri telah didukung oleh SDM yang bersumber dari pegawai lama PT CPI. Namun itu saja menurut Hardianto tidaklah cukup. Sebab, perekrutan kembali SDM PT CPI justru menguntungkan PHR. 

Karena perusahaan tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk mencari SDM. "Kami mendesak agar segera dilakukan perekrutan tenaga kerja lokal. Anak-anak jati Riau semuanya. Saya pikir hanya dengan mengakomodir pegawai CPI tak ada hebatnya Pertamina. Karena itukan simbiosis mutualisme," pungkasnya.

Ia kemudian meminta agar gubernur segera merancang sebuah kerjasama berupa memorandum of understanding (MoU) yang mengikat kewajiban PHR merekrut putra jati Riau sebagai pekerja. Bila perlu MoU dilakukan secepatnya karena PHR sendiri telah mulai beroperasi. Dari DPRD sendiri, dirinya akan mendorong komisi terkait untuk segera mengawal proses tersebut.

"Dari DPRD sendiri saya akan mendorong komisi terkait agar kawal ini sampai tuntas. Kami ingin kehadiran Pertamina benar-benar memberi dampak yang sangat luas. Tidak hanya dari segi pemasukan daerah, namun juga terakomodirnya putra-putri Riau untuk bekerja," pintanya.(nda)

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Penuh Tawa dan Energi, Roadshow Kopi Good Day Hibur Siswa SMKN 4 Pekanbaru

Roadshow Kopi Good Day Goes to School hadir di SMKN 4 Pekanbaru, menghadirkan hiburan, kreativitas,…

8 jam ago

PKL Jualan Lewat Jam 01.00 WIB di Rohul Siap-siap Ditertibkan

Satpol PP Rohul mengingatkan PKL agar tidak berjualan melewati pukul 01.00 WIB. Pelanggar jam operasional…

8 jam ago

Pencurian Sawit dan Narkoba Dominasi Perkara di PN Bangkinang

Kasus pencurian sawit dan narkoba mendominasi perkara di PN Bangkinang. Dari 3.532 perkara masuk, sebagian…

9 jam ago

Jalan Langgam–Lubuk Ogung Rusak Parah, Truk Bertonase Berat Disorot

Jalan Langgam–Lubuk Ogung rusak parah akibat truk bertonase berat. Warga desak perbaikan dan penindakan tegas…

9 jam ago

Efisiensi Anggaran, Ratusan Mahasiswa PKH Siak Alami Tunda Bayar

Sebanyak 667 mahasiswa PKH di Siak terdampak tunda bayar UKT dan biaya hidup akibat efisiensi…

9 jam ago

Investasi Meranti Melonjak, Pemprov Riau Pasang Target Rp1,5 Triliun

Realisasi investasi Meranti 2025 mencatat rekor tertinggi dalam 10 tahun. Atas capaian itu, Pemprov Riau…

10 jam ago