kasus-pelecehan-seksual-masih-dominan
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Tak hanya menangani adopsi anak, kasus anak berhadapan dengan hukum, disabilitas dan anak yang memerlukan bantuan khusus, bahkan pelecehan seksual pun ditangani oleh Satuan Aksi Pekerja Sosial (Sakti Peksos) Kemensos yang berada di Dissos Provinsi Riau.
Kepada Riau Pos, Ketua Koordinator Sakti Peksos Kemensos Sri Wahyuni mengatakan, kasus yang masuk di Dissos Provinsi Riau didominasi pelecehan seksual, bahkan inses.
“Untuk tahun 2019 menangani sebanyak 85 kasus sedangkan pada 2020 sudah ada 20-an kasus yang masuk. Kasus masih didominasi dengan pencabulan,” ungkapnya kepada Riau Pos, Sabtu (22/2).
Untuk wilayah kabupaten/kota yang rawan pelecehan seksual, katanya, Kabupaten Rohul dan Kampar yang paling banyak. Sedangkan untuk wilayah sekitar Pekanbaru daerah rawan pelecehan seksual ada di tiga titik.
“Untuk di sekitar Pekanbaru ada di daerah Garuda Sakti, Kubang dan Pasir Putih,” jelasnya.
Dalam menangani kasus, sebagai pekerja sosial dari awal hingga selesai. “Kami pun sebagai saksi ahli saat di persidangan. Bahkan diminta langsung oleh jaksa dan hakim,” tuturnya.(s)
KPK menyegel enam ruangan di Kantor Bupati Kuansing, termasuk ruang bupati, wakil bupati, dan sekda.…
SPMB SD Negeri di Pekanbaru resmi dibuka. Meski pendaftaran online, banyak orang tua mendatangi sekolah…
Dua karyawati melaporkan manajer swalayan di Pekanbaru atas dugaan perbuatan asusila. Kasus kini masih dalam…
Polsek Cerenti memusnahkan empat rakit PETI di Desa Pulau Busuk, Kuansing, setelah menerima laporan masyarakat…
Gajah Sumatera jinak Indro mati di Tesso Nilo usai menjalani perawatan intensif akibat komplikasi kesehatan…
Prancis lebih diunggulkan menghadapi Swedia di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Trio Mbappe, Dembele,…