Categories: Pekanbaru

EMP Bentu Suplai Pasokan Gas untuk Progam Jargas Dumai

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) —  EMP Bentu Ltd sebagai salah satu kontraktor Migas di Provinsi Riau, menyuplai gas yang dipergunakan dalam program Jaringan Gas (Jargas) di Kota Dumai. Penyaluran gas pertama (gas in) sudah dilakukan oleh PT Perusahaan Gas Negara (PGN) bersama Pemko Dumai, yang dipusatkan di lapangan kantor Camat Dumai Timur, Rabu (20/11).

EMP Bentu Ltd adalah anak perusahaan dari PT Energi Mega Persada Tbk (EMP), perusahaan nasional hulu minyak dan gas

bumi yang memiliki wilayah operasi tersebar di kepulauan Indonesia, yang merupakan bagian dari Kelompok Usaha Bakrie.

Kegiatan gas in tersebut dihadiri  Area Manager EMP Bentu Ltd, Yoyok S Purwanto didampingi Kepala Departemen Operasi SKK Migas Perwakilan Sumbagut, Haryanto Syafri. Pemotongan pita tanda telah telah mengalirnya gas ke rumah warga dilakukan oleh Wali Kota Dumai, H Zulkifli AS.

Menurut Yoyok S Purwanto,  gas alam untuk Program Jargas di Kota Dumai, berasal dari sumur gas EMP Bentu Ltd yang terletak di Kabupaten Pelalawan. Dari sana, gas dialirkan melalui pipa TGI menuju Dumai, sebesar 32 BBTUD  untuk  konsumsi Pertamina RU II Dumai dan 0,2 BBTUD untuk Program Jargas di Kota Dumai.  

"Sebelum di Dumai, gas EMP Bentu Ltd juga diserap untuk gas rumah tangga di Kota Pekanbaru sejak tahun 2016. EMP Bentu Ltd bangga bisa berkontribusi dan menjadi bagian penting dalam program prioritas pemerintah untuk pelayanan penyediaan energi murah bagi masyarakat dan program diversifikasi energi nasional,
" kata Yoyok S Purwanto.

Program jaringan gas rumah tangga merupakan langkah strategis pemerintah melalui Kementrian ESDM untuk menekan penggunaan gas elpiji bersubsidi bagi masyarakat dengan penggunaan Jargas rumah tangga di sejumlah provinsi di tanah air termasuk di Provinsi Riau.

Berdasarkan evaluasi pemerintah, penggunaan jaringan gas untuk rumah tangga lebih hemat bila dibandingkan dengan memakai gas elpiji. Misalnya, jika masyarakat menggunakan gas elpiji 3 Kg sebanyak empat tabung sebulan,  biaya yang dikeluarkan sebulan sekitar Rp80 ribu-100 ribu.

Tapi jika menggunakan jaringan gas yang disubsidi oleh pemerintah, maka diperkirakan setiap rumah tangga hanya menghabiskan 10 meter kubik gas atau sebesar Rp42.500 per bulan.(ose)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Menggugah Selera, Grand Elite Hotel Pekanbaru Hadirkan Menu Ayam Goreng Serundeng Sambal Bawang

Grand Elite Hotel Pekanbaru menghadirkan promo menu nusantara Ayam Goreng Serundeng Sambal Bawang lezat buatan…

2 jam ago

Operasional 1.276 SPPG Dihentikan Sementara, BGN Pastikan Pasokan Makan Bergizi Gratis Tetap Aman

Badan Gizi Nasional menindak tegas 1.276 SPPG dengan menghentikan sementara operasionalnya akibat belum memenuhi kriteria…

3 jam ago

Menang 38-23 atas Dharma Loka, SMP ICS Pekanbaru Tantang Al Azhar di Semifinal

SMP ICS Pekanbaru sukses mengamankan tiket semifinal Riau Pos-HSBL 2026 usai menundukkan SMP Dharma Loka…

3 jam ago

Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, Polresta Pekanbaru Bagikan 1.300 Masker N95 ke Pengendara

Satlantas Polresta Pekanbaru membagikan 1.300 masker N95 gratis di Jalan Diponegoro guna meminimalisir risiko ISPA…

4 jam ago

Kapolda Riau dan Ustaz Abdul Somad Resmikan SLB Cahaya Rimbo Panjang

Kapolda Riau Herry Heryawan dan Ustaz Abdul Somad meresmikan SLB Cahaya Rimbo Panjang untuk pendidikan…

4 jam ago

Wako Agung Tegaskan Dukungan untuk PSPS, Bidik Promosi ke Liga 1

Wako Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan dukungan untuk PSPS dan mengajak suporter menjaga sportivitas demi target…

5 jam ago