Categories: Pekanbaru

Ketua RT/RW Akan Gelar Aksi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Masalah insentif ketua rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) di Kota Pekanbaru hingga kini masih belum selesai. Dari delapan bulan tunggakan, Pemko Pekanbaru baru mencairkan satu bulan insentif.

Atas keterlambatan pembayaran ini, ketua RT/RW di kecamatan se-Kota Pekanbaru berencana menggelar aksi unjuk rasa atau aksi damai, hari ini, Rabu (22/1). Aksi akan dilakukan di Kantor Badan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pekanbaru dan juga DPRD Pekanbaru Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru.

Undangan untuk melakukan aksi damai ini sudah disampaikan melalui surat yang telah dikeluarkan oleh Forum Komunikasi RT dan RW Kota Pekanbaru pada tanggal 19 Januari 2020 dengan No 05/FK.RTRW/I/2020. Isinya, sehubungan dengan tidak lancarnya pembayaran insentif RT/RW oleh Pemko Pekanbaru melalui BPKAD sejak tahun 2018 lalu sampai dengan tahun 2019,  dan juga RT/RW tidak pernah diajak untuk duduk bersama membicarakan masalah alasan pembayaran insentif yang tidak pernah dibayarkan tepat waktu, maka kami mengajak seluruh rekan RT/RW untuk mengikuti dalam aksi unjuk rasa (aksi damai) di mana akan ada beberapa poin yang akan disampaikan.

"Jadi, sesuai dengan isi surat tersebut, kami akan menggelar aksi damai," ucap Ketua RW 4 Kelurahan Harjosari, Kecamatan Sukajadi M Nur Zen kepada Riau Pos, Selasa (21/1/2020).

Soal adanya surat undangan aksi damai ini juga dibenarkan oleh Ketua RW 06, Kelurahan Umban Sari,  Kecamatan Rumbai M Zam, kemarin. "Iya, ada," katanya. Dikatakan, beberapa rekannya baik ketua RW maupu ketua RT akan ikut dalam aksi tersebut.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Pekanbaru Drs H Syoffaizal MSi dikonfirmasi terpisah terkait hal ini menyebut dia akan menjelaskan duduk perkara insentif ini pada Forum Komunikasi RT/RW Kota Pekanbaru yang akan menggelar aksi di BPKAD."Besok (hari ini-red) kita jelaskan. Kita lihat bagaimana aspirasinya kawan-kawan yang datang. Kita dengarkan, nanti kita coba jawab. Tidak ada yang kita tutup-tutupi," katanya.(dof/ali/yls)

 

Laporan: TIM RIAU POS

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Kuota Haji Bengkalis 2027 Capai 399 Jemaah, Biovisa dan Cek Kesehatan Belum Dibuka

Bengkalis mendapat kuota sementara 399 jemaah haji 2027. Persiapan terkendala biovisa, cek kesehatan, dan kepastian…

17 jam ago

Seragam Gratis untuk Siswa Pekanbaru Segera Dibagikan, SMP Swasta Ikut Dapat

Program seragam gratis Pekanbaru diperluas untuk siswa SMP swasta mitra pemko. Bantuan ditargetkan mulai dibagikan…

18 jam ago

Bukan Sekadar Perayaan, HUT ke-28 RS Awal Bros Diisi Aksi Sosial dan Olahraga

RS Awal Bros Group merayakan HUT ke-28 bertema “Quality of Life” dengan kegiatan sosial, medis,…

19 jam ago

Jembatan Panglima Sampul Dibangun Bertahap, Selat Akar Dikebut Tahun Ini

Dua jembatan strategis di Kepulauan Meranti tetap menjadi prioritas. Selat Akar ditargetkan rampung 2026, Panglima…

19 jam ago

Pertalite Bakal Dibatasi untuk Orang Kaya? Pemerintah Siapkan Skema Baru

Pemerintah mengkaji pembatasan Pertalite bagi kelompok desil 9-10. Sepeda motor masih diperbolehkan membeli BBM bersubsidi.

20 jam ago

Dua Lahan di Kampar Terbakar, Tiga Hotspot Terdeteksi dalam Sehari

Dua kebakaran lahan terjadi di Kampar, sementara tiga hotspot terdeteksi. BPBD mencatat ISPU 94 dan…

21 jam ago