Unilak Kembali Gelar Rektor Cup
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Universitas Lancang Kuning (Unilak) kembali menggelar pertandingan sepakbola Rektor Cup. Rektor Cup 2019 diikuti oleh sembilan fakultas yang ada di Unilak plus dari Ika Unilak. Acara ini dibuka langsung Rektor Unilak Dr Junaidi SS MHum, Selasa(19/11).
Rektor melakukan tendangan perdana saat pertandingan pembuka antara tim Fakultas Teknik dan Fakultas Pertanian. Turut hadir Wakil Rektor II Ermina Sari STP MSc, Wakil Rektor III Dr.Eddy Asnawi, dekan, wakil dekan, dan dosen di lingkungan Unilak.
Dalam sambutanya, rektor berharap mahasiswa dan alumni menjaga sportivitas, dan meningkatkan persaudaraan. Karena turnamen ini bertujuan untuk membangun kerja sama dan kekompakan sesama mahasiswa di lingkungan Unilak.
"Tapi, saya juga berharap lewat Rektor Cup ini lahir pemain pemain sepakbola yang membela Unilak dan mengikuti pertandingan dengan kampus lain dan klub lain.Mudah-mudahan bisa menghasilkan prestasi," aebut Rektor.
Sementara itu ketua panitia, Bimo, mengatakan, panitia telah menyediakan hadiah untuk juara, runner up dan peringkat tiga masing-masing sebesar Rp 3 juta, Rp2 juta dan Rp1 juta. Panitia memakai dari PSSI Pekanbaru dan sistem pertandingan setengah kompetisi.
Sembilan fakultas yang ikut turnamen ini adalah Fakultas Ilmu Administrasi, Fekon, Fakultas Hukum, Fakultas Teknik, Fasilkom, Fakultas Pertanian, Fakultas Kehutanan, FKIP, Fakultas ilmu budaya, dan alumni. Di pertandingan pembuka, juara bertahan 2018 Fakultas Pertanian kalah tipis dari Fakultas Teknik dengan skor 1-0.(sol)
Agung Toyota membuka program trade in New Hilux di Riau. Konsumen dapat menukar mobil lama…
Pawai Gebyar Scooter Lancang Kuning ke-16 di Bengkalis berlangsung meriah dengan peserta dari berbagai provinsi…
SSB PTPN IV Regional III juara Liga TOPSkor Pekanbaru 2026 dan berhak mewakili Riau pada…
Galeri24 Pegadaian menghadirkan Promo Kicau dengan diskon 1,5 persen untuk pembelian emas batangan selected item…
ICW menyoroti pengadaan 80 ribu pikap Kopdes Merah Putih yang diduga memiliki potensi rente hingga…
Sekitar 48 ribu warga Kota Padang masih menganggur. Pemko memperkuat pelatihan berbasis kebutuhan industri untuk…