Categories: Pekanbaru

Universitas Hang Tuah Pekanbaru Sudah Semakin Dekat

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Terwujudnya Universitas Hang Tuah Pekanbaru (HTP) sudah semakin dekat. Ini terbukti Yayasan Hang Tuah Pekanbaru mendapatkan program layanan akselerasi penggabungan atau penyatuan perguruan tinggi swasta (PTS) dalam rangka percepatan izin pendirian universitas dari  Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Pelaksanaan akselerasi penggabungan PTS tersebut digelar dari Senin,Selasa (18-19/10) di Aula Yayasan Hang Tuah Pekanbaru. Kegiatannya meliputi Bimtek Penyusunan Rancangan Sistem Penjamin Mutu Internal (SPMI), Bimtek Penyusunan Kurikulum Prodi Ilmu Hukum, Bimtek Penyusunan Kurikulum Prodi Ilmu Komunikasi, Bimtek Penyusunan Rancangan Statuta, Bimtek Penyusunan Renstra, Bimtek Revisi Instrumen Usulan Prodi. Narasumber dalam acara tersebut berasal dari Direktorat Kelembagaan Kemdikbud yaitu, Dr Ir Setyo Partiwi M Agr, Ir H Suhendrik Hanwar MT, Dr Ir Abimanyu Dipo Nusantara MP dan Dra Salhefni. Dalam kegiatan tersebut juga hadir koordinator kelembagaan Dra Desmalita, MSc dan didampingi oleh tim kelembagaan LLDIKTI wilayah X.

   Ketua Yayasan Hang Tuah Pekanbaru dr H Zainal Abidin MPH mengatakan, setelah ini semua selesai, pada November akan ada visitasi setelah itu barulah di bulan Desember SK universitas akan keluar.  

Ketua Panitia Pelaksanaan Akselerasi Penggabungan PTS dalam Rangka Percepatan Izin Universitas Hang Tuah Pekanbaru Ns. Lita, S.Kep M.Kep mengatakan, Akselerasi program penggabungan atau penyatuan PTS adalah pemberian bantuan dana kepada Badan Penyelenggara PTS untuk mempercepat proses usulan penggabungan atau penyatuan PTS. Program ini bersifat kompetitif yang berbasis pada proposal yang diajukan oleh Badan Penyelenggara PTS baru hasil penggabungan  dan penyatuan". Harapan kami dengan bimtek ini, dapat meningkatkan kemampuan tata kelola seluruh jajaran pimpinan yang akan memimpin Universitas Hang tuah Pekanbaru nantinya," paparnya.

    Untuk universitas, katanya, prodi hukum sudah dengan status direkomendasi pada laman Silemkerma Kemdikbud, tinggal menunggu izin keluar dan prodi ilmu komunikasi satu kali lagi revisi. 

Mudah-mudahan November 2021 prodi komunikasi direkomendasi. "Bila semua itu tuntas, maka akhir Desember 2021 akan keluar izin menjadi universitas," paparnya.(nto/c)
 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Lewati Pembahasan Panjang, APBD Inhil Tahun 2026 Disepakati Rp2,05 Triliun

Setelah pembahasan panjang, DPRD Inhil resmi mengesahkan APBD Tahun Anggaran 2026 senilai Rp2,05 triliun dalam…

16 jam ago

Anthracite Bicycle Community Sawahlunto Kirim Lima Goweser ke Riau Pos Fun Bike 2026

Komunitas Anthracite Bicycle Community Sawahlunto memastikan keikutsertaan lima goweser dalam ajang Riau Pos Fun Bike…

17 jam ago

Harga Bahan Pokok di Pasar Selasa Tuah Karya Terpantau Menurun

Harga cabai dan bawang di Pasar Selasa Tuah Karya Panam terpantau menurun. Pedagang menyebut fluktuasi…

2 hari ago

Dari Koto Gasib ke Pekanbaru, SeSuKa Bike Siap Gowes di Fun Bike Riau Pos 2026

Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…

3 hari ago

DPRD Minta Satpol PP Pekanbaru Lebih Tegas Tertibkan Usaha dan Bangunan Liar

Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…

3 hari ago

Vandalisme, Geng Motor, hingga Curanmor Lintas Provinsi Diungkap Polresta Pekanbaru

Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…

3 hari ago