PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Telkomsel mewujudkan rasa syukur dengan berbagi bersama anak-anak panti asuhan di Kota Pekanbaru. Sebanyak empat yayasan yang terdiri dari Panti Asuhan Al Ilham, Panti Asuhan Darul Ilmi, Panti Asuhan Bhakti Mufarridhun, dan Panti Asuhan Nur Hidayah mendapatkan bantuan dari Telkomsel.
General Manager Network Operation and Quality Management Region Sumbagteng Telkomsel Alvo Ismail mengatakan, momen berbagi bersama beberapa panti asuhan menjadi wujud syukur atas kepercayaan pelanggan kepada Telkomsel. "Kami juga menyadari bahwa keberadaan Telkomsel tidak lepas dari peran serta doa masyarakat sekitar. Untuk itu kami sangat berterima kasih atas dukungannya selama ini," ujarnya.
Telkomsel memberikan bantuan berupa sembako, perlengkapan kesehatan, peralatan ibadah, dan donasi untuk operasional yayasan. Seluruh bantuan disambut baik pihak panti asuhan dan menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian Telkomsel di tengah situasi krisis karena pandemi Covid-19 saat ini.
Selain memberikan bantuan, Telkomsel juga mengadakan doa bersama pada empat panti asuhan tersebut. Bersama anak-anak panti asuhan memanjatkan doa bagi keberlangsungan bisnis Telkomsel, sehingga dapat selalu hadir membantu masyarakat yang membutuhkan uluran tangan khususnya di Kota Pekanbaru.
"Kami berharap seluruh bantuan yang diberikan dapat menjadi penyemangat anak-anak sekalian dalam situasi pandemi Covid-19. Kami akan #TerusBergerakMaju menghadirkan layanan komunikasi terbaik, sehingga anak-anak dapat belajar daring secara optimal. Jangan menyerah dan mari sambut masa depan yang indah untuk kita semua," tutup Alvo.
Laporan: Mujawaroh Annafi (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi
Wako Pekanbaru Agung Nugroho meluncurkan logo HUT ke-242 Kota Pekanbaru dan melepas uji coba bus…
Bupati Siak Afni Z mengukuhkan 368 petugas Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan pentingnya integritas serta…
Karhutla kembali terjadi di Pulau Rupat, Bengkalis. Petugas gabungan dan dua helikopter water bombing terus…
Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…
Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…
Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…