Pj Gubernur Riau SF Hariyanto didampingi perwakilan Dispora Riau foto bersama manajemen PSPS usai audiensi di Kediaman Gubri, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Kamis (16/5/2024). (DISPORA RIAU UNTUK RIAU POS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pengelolaan Stadion Kaharuddin Nasution Rumbai yang selama ini menjadi tanggung jawab Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Riau dalam waktu dekat akan beralih ke pihak ketiga. Ini karena PSPS Riau berencana mengontrak eks venue cabang sepakbola PON 2012 dalam jangka waktu lama.
Bahkan, manajemen PSPS sudah mendapatkan lampu hijau dari Pj Gubernur Riau SF Hariyanto. Syaratnya harus sesuai dengan aturan dan menguntungkan Pemprov Riau. “Pak Pj Gubri setuju untuk dikontrak PSPS asal menguntungkan Pemprov,” ujar Sub Koordinator Pengembangan dan Kemitraan Sarana Prasarana Dispora Riau Benny Saputra, Senin (20/5).
Persetujuan dari orang nomor satu di Riau ini didapatkan saat audiensi, Kamis (16/5) pekan lalu. Selain Pj Gubri, pertemuan dengan manajemen PSPS juga dihadiri Sub Koordinator Pengembangan dan Kemitraan Sarana Prasarana Dispora Riau, Benny Saputra, Kepala Bidang Pembudayaan Prestasi Olahraga Rinov Eka Mondrie, dan Kepala Sub Bagian (Kasubag) Umum Juleondi Wandana Putra SH.
Mantan Kadispora Riau yang saat ini menjabat Kadisnaker Boby Rachmat juga hadir. Dari pihak PSPS Riau saat itu hadir salah satu sang pemilik saham, Gede Widiade, CEO PSPS Edward Riansyah, dan pengurus lainnya.
Dikatakan Benny, dengan adanya tawaran dari pihak ketiga seperti PSPS yang mau mengelola, maka akan membantu Dispora Riau dalam memelihara aset. “Kita juga terbantu kan. Kalau dikontrak, kita sudah dapat PAD, aset kita pun terpelihara,” katanya.
Namun ia mengatakan proses stadion tersebut untuk dikelola PSPS masih panjang. Tahap pertama yang harus dilakukan yakni penunjukan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP). KJPP inilah nantinya yang akan memberikan gambaran berapa besar nilai kontrak stadion tersebut. Penilaian KJPP ini akan jadi acuan bagi Pemprov Riau untuk menentukan nilai kontrak.
“Setelah ada dari KJPP, kita buka lelang atau sayembara secara terbuka siapa yang mau mengelola stadion itu. Mana tau ada pihak lain kan selain PSPS. Itulah prosedurnya,” ucap Benny.
Ia menambahkan, untuk pengelolaan yang ditawarkan itu hanya Stadion Kaharuddin Nasution, tidak termasuk kawasan yang berada di stadion. Seperti parkir itu tidak termasuk, pengelolaan parkir atau kawasan tetap menjadi tanggung jawab Pemprov Riau.
CEO PSPS Riau, Edward Riansyah menyambut gembira lampu hijau dari Pj Gubri.
“Pak Pj Gubri setuju (stadion dikontrak) dan bilang silakan diproses sesuai aturan. Kita tunggu proses di Dispora,” kata Edu, sapaannya. “Harapan kita, sebelum musim ini jalan, sudah bisa,” ujarnya.
Edu juga mengatakan Pj Gubri SF Hariyanto juga setuju dengan rencana PSPS Riau soal pengadaan lapangan sintesis di Kompleks Sport Center Rumbai. Lapangan ini akan menjadi tempat latihan nantinya.
“Soal lapangan sintesis, Pak Gubri juga setuju. Kami diminta buat surat ke Dispora. Surat baru,” ujarnya.(ifr)
Laporan DENNI ANDRIAN, Pekanbaru
IPC Terminal Petikemas mempercepat digitalisasi layanan pelabuhan untuk meningkatkan efisiensi bongkar muat dan mendukung arus…
Sebanyak 304.717 warga kurang mampu di Pekanbaru menikmati layanan kesehatan gratis melalui program UHC hanya…
Universitas Riau mengukuhkan delapan profesor baru sebagai penguatan riset dan kontribusi intelektual dalam mendukung pembangunan…
Pemko Pekanbaru melarang penebangan pohon besar tanpa izin. Kebijakan ini mendukung program Green City dan…
Satlantas Polresta Pekanbaru menggelar patroli Blue Light dini hari dan mengamankan 12 sepeda motor pelanggar…
PT Butala Menang Abadi meluncurkan Menang Member Card di awal 2026 untuk mempermudah jemaah umrah…