pengerjaan-proyek-spam-jangan-rugikan-masyarakat
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Adanya proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM ) yang akan dijalankan PDAM Tirta Siak Pekanbaru mendapat apresiasi dari anggota DPRD Kota Pekanbaru Ruslan Tarigan. Namun diingatkan, supaya proses pengerjaan proyek ini tidak merugikan masyarakat seperti proyek pembangunan sistem pengolahan air limbah domestik terpusat (SPALD-T).
Sebagaimana diketahui, saat ini PDAM Tirta Siak tengah menjalani kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Pekanbaru. Dan proyek ini nantinya akan melayani air bersih di sejumlah kecamatan di Pekanbaru. "Sejauh ini memang belum ada presentasi ke DPRD. Rencana ini sudah lama, tapi action-nya belum ada," katanya.
Dikatakannya, meski proyek ini disebutkan tidak menggunakan dana APBD. "Tapi ada sharing budget dalam penyambungan pipa ke konsumen yang dibebankan kepada pemda," paparnya.
Ditegaskan Ruslan, dalam proses pengerjaan nantinya, jangan sampai merugikan masyarakat. Dan harus ramah lingkungan.
"Jangan seperti halnya pengerjaan IPAL yang hingga kini belum selesai, tapi dampaknya terlalu lama dirasakan masyarakat," tegasnya.
Dia berharap, pengerjaan nantinya harus dengan keamanan yang baik dan teknologi yang bagus agar masyarakat mendapatkan pelayanan air yang baik dari pengerjaan yang peduli lingkungan. Dan tidak berlama-lama.
Diketahui, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Siak Kota Pekanbaru, saat ini tengah menangani 4 proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) guna memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga di Ibukota Provinsi Riau.
Dikatakan Direktur PDAM Tirta Siak Agung Anugrah, yang pertama SPAM Pekanbaru, kedua Pekanbaru-Kampar, ketiga Rumbai, dan keempat SPAM Tenayan Raya-Kulim.
"Progresnya beda-beda," ujarnya saat menggelar konferensi pers bersama Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdako Pekanbaru El Syabrina, pekan lalu.
Ditegaskannya, untuk SPAM Pekanbaru dan Pekanbaru-Kampar, sudah masuk ke tahap konstruksi.
"SPAM Pekanbaru starting (mulai) di Bulan Juni dan starting di Bulan September untuk Pekanbaru-Kampar," ucapnya.
Kemudian untuk proyek SPAM Rumbai, saat ini sudah ada investor yang siap berinvestasi dan sedang melakukan studi kelayakan. Tenayan Raya-Kulim juga sudah ada calon ivestornya.
"Dengan adanya 4 proyek ini, in sya Allah 15 kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru akan terlayani dari sisi air minumnya," papar Agung.(gus)
Pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) di Halaman Kantor…
Pemkab Kepulauan Meranti melalui BPKAD kembali melelang barang milik daerah (BMD) senilai Rp1,91 miliar secara…
Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat resmi tiba di Pekanbaru dan disambut dengan jajar hormat,…
Mantan Ketua DPRD Kuansing Marwan Yohanis memberikan catatan kritis pada momentum HUT ke-27 Kabupaten Kuansing…
Nurul Angely dari Kecamatan Kuantan Mudik berhasil keluar sebagai juara pertama ajang Bintang Radio Kabupaten…
Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…