Suasana bazar makanan dan kerajinan saat acara Gema Isra Mikraj Pemko Pekanbaru 2024 M/1445 H di Jalan Cut Nyak Dhien, Senin (19/2/2024). (EVAN GUNANZAR/RIAU POS )
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Gema Isra Mikraj Pekanbaru tahun 2024 berlangsung sejak Sabtu (17/2) malam. Iven yang ditaja Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru ditutup Rabu (21/2) malam dengan penampilan Sabyan Gambus.
Masyarakat Kota Pekanbaru diimbau untuk datang dan meramaikannya, dalam rangka memperingati Isra Mikraj tahun ini. Pemerintah Kota (Pemko) juga akan mengumumkan juara bagi pemenang lomba.
Gema Isra Mikraj ditaja bertujuan untuk syiar Islam. ”Gema Isra Mikraj Pekanbaru tahun 2024. Maksud dan tujuan sebagai syiar Islam di Kota Bertuah,” ujar Asisten I Setko Pekanbaru Masykur Tarmizi, Senin (19/2).
Ia katakan, peringatan Isra Miraj bisa menjadi momen untuk meneladani Rasulullah, baik akhlak maupun perbuatannya. Umat muslim juga bisa semakin meningkatkan ketaatannya seperti melaksanakan salat.
”Bagaimana kita meningkatkan ketaatan dalam menjalankan perintah salat lima waktu,” tambahnya.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota Pekanbaru Tri Sepna Saputra menambahkan, pada saat pembukaan pada hari ini, Sabtu (12/2) malam akan dihadiri oleh Veve Sayyid Zulfikar bersama ayahnya Sayyid Zulfikar. Sementara Sabyan Gambus akan menghibur Kota Pekanbaru pada puncak Isra Mikraj, 21 Februari 2024.
”Mari ramaikan dan ajak seluruh keluarga serta sahabat untuk ikut serta memeriahkan gema Isra Mikraj dan penutupannya Rabu besok (21/2),” imbaunya.(ilo)
Polisi dalami kasus lansia tewas di Rumbai, Pekanbaru. Olah TKP kedua dilakukan, empat saksi diperiksa,…
Antrean panjang BBM terjadi di Pekanbaru. Warga rela antre hingga satu jam, bahkan membeli eceran…
Jalan di Lubuk Betung Rohul kini mulus usai diaspal. Warga rasakan manfaatnya dan ucapkan terima…
SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…
Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…
Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…