TERGELETAK: Sat Sepeda motor tergeletak ditemukan warga di Jalan Rajawali Sakti, Tampan, Kota Pekanbaru, Senin (18/11/2019). (Deni Andrian/riau pos)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Warga yang melintas di Jalan Rajawali Sakti tepatnya di belakang Kantor Pajak SM Amin, Kota Pekanbaru dibuat heboh, Senin (18/11). Pasalnya, di lokasi tersebut tergeletak satu unit sepeda motor tak ada pemiliknya di semak-semak.
Motor bebek Supra Fit X berwarna hitam biru dengan Nopol BM 2524 ER tersebut masih menempel kunci kontaknya. Di lokasi kejadian, ditemukan celana jeans hitam. Dalam saku celana terbaru ditemukan uang pecahan Rp1 ribu beberapa lembar dan ATM. Namun, tak ditemukan identitas lain seperti KTP.
Seorang warga mencoba mencari identitas lain dengan membuka jok sepeda motor. Dalam jok tersebut ditemukan beberapa helai celana, pakaian dan dasi. Tapi, tak ditemukan identitas pemilik sepeda motor tersebut. Warga juga coba menyisir semak-semak sekitar kejadian, namun tak ditemukan pemilik sepeda motor yang diduga jadi korban tabrak lari dan pembunuhan tersebut.
"Kayaknya korban tabrak lagi. Di pinggir jalan ini ada bekas ban mobil. Tapi, kalau tabrak lagi motornya tak hancur. Mungkin motif dendam karena kalau dilihat di sini ada semak-semak yang rata akibat diinjak-injak beberapa orang. Kayaknya korban ditelanjangi karena ada celana jeans hitam tak jauh dari sepeda motornya,"ujar salah seorang warga.
Polisi: Pemilik Motor Berdomisili di Mandau
Kapolsek Tampan AKP Juper Lumban Toruan saat dikonfirmasi mengatakan, setelah dicek di Samsat, motor tersebut pemiliknya warga yang berdomisili di Mandau, Duri.
"Tadi kami sudah lakukan pemeriksaan melalui alat Samsat, ternyata sepeda motor berplat BM 2425 ER itu berdomisili di Mandau, Duri. Belum ada balik nama," terangnya.
Juper melanjutkan, jika anggota keluarganya mencari keberadaan motor bebek tersebut bisa mengambil di Polsek Tampan.
Namun demikian, polisi masih mendalami kasus tersebut. "Kami belum bisa memastikan itu motifnya apa. Kami masih dalami," ujarnya.
Sementara Kanit Reskrim Iptu Koko F Sinuraya yang mengatakan, bisa saja korban laka lantas ataupun orang mabuk sehingga lupa mengambil kembali motornya. Jika kasus begal pasti motornya diambil.(*3/ade)
Laporan denni andrian, Kota
KPK menyegel enam ruangan di Kantor Bupati Kuansing, termasuk ruang bupati, wakil bupati, dan sekda.…
SPMB SD Negeri di Pekanbaru resmi dibuka. Meski pendaftaran online, banyak orang tua mendatangi sekolah…
Dua karyawati melaporkan manajer swalayan di Pekanbaru atas dugaan perbuatan asusila. Kasus kini masih dalam…
Polsek Cerenti memusnahkan empat rakit PETI di Desa Pulau Busuk, Kuansing, setelah menerima laporan masyarakat…
Gajah Sumatera jinak Indro mati di Tesso Nilo usai menjalani perawatan intensif akibat komplikasi kesehatan…
Prancis lebih diunggulkan menghadapi Swedia di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Trio Mbappe, Dembele,…