Categories: Pekanbaru

Pergeseran Anggaran Diprediksi Rp200 M

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pergeseran anggaran untuk penanganan Covid-19 di Kota Pekanbaru kembali dilakukan. Kini, jumlahnya diperkirakan mencapai Rp200 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekanbaru Tahun 2021.

Pergeseran anggaran ini hingga sekarang masih berlangsung. Sebelumnya, sempat disebut pergeseran anggaran berada di angka Rp100 miliar.

Sekretaris Kota (Sekko) Pekanbaru, H Muhammad Jamil MAg MSi, Rabu (18/8) mengatakan, belum ada jumlah pasti untuk nilai anggaran yang bakal dilakukan pergeseran. "Angkanya belum kami sampaikan, kemungkinan bergeser hampir Rp200 miliar yang bergeser,"kata dia.

Jamil menyebut, saat ini pemerintah kota tengah melakukan penghitungan terhadap kebutuhan anggaran. Apalagi ada sejumlah tunda bayar yang mesti segera dibayarkan tahun ini. Mereka sedang merinci kebutuhan anggaran yang bergeser untuk tahap kedua ini.

Adanya pergeseran anggaran ini sesuai arahan dari Wali Kota Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT. Jamil mengatakan, pergeseran anggaran ini untuk memenuhi kebutuhan dalam penanganan Covid-19 dan vaksinasi.

"Kita berupaya untuk memenuhi anggaran penanganan Covid-19, baru anggaran untuk kegiatan kegiatan lainnya,"terang dia.

Awal tahun 2021 pemerintah kota sudah melakukan pergeseran anggaran sebesar Rp100 miliar lebih. Anggaran ini mayoritas untuk penanganan Covid-19 di sektor kesehatan. Kemudian untuk insentif tenaga kesehatan yang terlibat dalam penanganan Covid.

Jamil menerangkan, anggaran penanganan Covid-19 yang terealisasi dari pergeseran anggaran yang pertama sudah mencapai 50 persen. Realisasi ini tercatat di instansi terkait hingga Juni 2021 lalu.

Kebanyakan realisasi anggaran ini untuk penanganan di sektor kesehatan. Ada juga anggaran selama PPKM di sejumlah instansi yakni Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan BPBD. "Jadi mayoritas untuk anggaran kesehatan hingga untuk isolasi terpusat di Rusunawa Rejosari hingga instentif bagi nakes,"jelasnya.

Menurutnya, anggaran penanganan Covid-19 di sektor kesehatan jadi prioritas agar bisa lebih optimal.

"Kita dorong agar Dinas Kesehatan bisa menggesa percepatan realisasi anggaran penanganan Covid-19 di sektor kesehatan," singkatnya.(yls)

Laporan M ALI NURMAN, Kota

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Sunat Massal dan Cek Kesehatan Gratis Disambut Antusias, Warga Rohul Ucapkan Terima Kasih

Program sunat massal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Rohul mendapat apresiasi warga karena membantu meringankan…

2 hari ago

Lolos Fase Gugur untuk Pertama Kali, Afrika Selatan Siap Hadapi Kanada

Afrika Selatan mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dan…

2 hari ago

Dukung Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan, BRK Syariah Siap Sukseskan SE2026

BRK Syariah mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan mengajak masyarakat berpartisipasi demi terwujudnya data ekonomi…

2 hari ago

Mahasiswa Umri Jadi Korban Pemukulan Saat Demo di DPRD Riau, IMM Desak Investigasi Transparan

Mahasiswa Umri menjadi korban pemukulan saat aksi di DPRD Riau. IMM Pekanbaru mendesak aparat mengusut…

2 hari ago

Longsor Terjang Lembah Anai, Jalan Utama Padang–Bukittinggi Tak Bisa Dilalui

Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…

3 hari ago

Pendaftaran SMP Negeri Pekanbaru Segera Ditutup, Ribuan Calon Siswa Berebut Kursi

Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…

3 hari ago