FOTO BERSAMA: Kadispora Riau Doni Aprialdi foto bersama dengan peserta sosialisasi bahaya narkoba di Kampus Umri, Kamis (17/10/2019).(Humas Dispora Riau for riau pos)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Ratusan mahasiswa dan pelajar antusias mengikuti sosialisasi dan penyuluhan bahaya narkoba dan HIV/AIDS yang dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Riau (Umri), Jalan KH Ahmad Dahlan, Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru, Kamis (17/10). Kegiatan ini dilaksanakan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Riau.
Acara ini juga diisi dengan penyampaian materi Narkoba dan HIV/AIDS oleh Badan Narkotika Nasional (BNN), Ditres Polda Riau, Surjana Team dan motivator. Sosialisasi dan penyuluhan ini juga dihadiri Rektor Umri DR H Mubarak MSi. Menurutnya acara ini mempunyai nilai yang sangat strategis. Hal ini dikarenakan berdasarkan penelitian telah banyak mahasiswa dan mahasiswi yang menggunakan narkoba.
Oleh karena itu, sebelum mereka terjerumus narkoba, maka perlu disosialisasikan. "Kami berharap yang dilakukan Dispora Riau mendapatkan dukungan dari seluruh pihak. Pasalnya, mahasiswa dan mahasiswi kita menggunakan narkoba itu karena ketidaktahuan mereka," katanya.
Peserta yang turut berpartisipasi dalam acara ini di antaranya, BEM Umri, Sosial Corner, Garda NKRI, FKP Riau, PW Anshor, Tanasda Alumni Kirab Pemuda, Pepelingasih, SMK Keuangan, SMA Santa Maria, Pemuda Kecamatan Payung Sekaki dan Dang Merdu Drum Corp.
Kadispora Riau H Doni Aprialdi mengatakan, Riau telah menjadi salah satu pintu masuk narkoba terbesar kelima dan sangat mengkhawatirkan. "Tujuan acara ini supaya adik-adik yang belum mengenal narkoba jangan sampai mengenalnya. Cukup mengenal di saat penyuluhan ini saja. Karena pemuda zaman now tidak memakai narkoba," jelasnya.
Sebagai Kadispora Riau H Doni Aprialdi juga mengatakan pihaknyalah yang bertanggung jawab dengan pemuda di Riau. "Kami berharapan agar adik-adik segera memahami dan bisa mnjadi penangkal, serta menjadi duta pelopor anti narkoba," imbuhnya.
Ia juga berharap agar acara yang dilakukan bermakna bagi peserta yang hadir, terutama bagi masa depan mereka. "Karena pemuda-pemudi tidak harus mengenal narkoba apalagi sampai memakainya," ucapnya.
Mahasiswa semester satu Program Studi Farmasi, Vella Salsabila dan Trisiwi Suci Sari mengatakan antusiasnya mengikuti acara ini. "Kita di sini bisa mendapatkan pengetahuan baru tentang narkoba dan cara-cara mengenalinya. Semoga pemuda-pemudi tidak lagi menggunakannya untuk masa yang akan datang," ucapnya.(ifr)
Laporan: SOLEH SAPUTRA
Pemkab Rohul usulkan percepatan jadwal penerbangan JCH ke Batam demi efisiensi waktu dan kenyamanan jamaah…
Sebanyak 819 peserta siap ikut MTQ Riau 2026 di Kuansing. Persiapan venue, penginapan, dan kawasan…
PUPR Riau cepat perbaiki jalan amblas di Sudirman Pekanbaru. Enam ruas jalan sudah dibenahi, tiga…
Bangunan liar menjamur di jalan protokol Pekanbaru. Satpol PP segera lakukan penertiban karena ganggu drainase…
Wako Pekanbaru tinjau titik banjir dan temukan masalah drainase serta sampah. Pemko siap lakukan revitalisasi…
SPBU Inhu dorong penggunaan aplikasi XStar untuk BBM subsidi. Warga mengeluh, harga Pertalite di pelosok…