Categories: Pekanbaru

9 Bando Reklame Akan Dipotong

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Tahapan penindakan terhadap ban­do reklame tak berizin dimulai Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru. Hari ini, Senin (16/12), tiap-tiap bando reklame tak berizin itu akan dipasangi spanduk peringatan. Setelahnya, pemotongan akan dilakukan. 

Ada sembilan bando reklame tak berizin sejak lama berdiri di Kota Pekanbaru. Pelanggaran atas berdirinya bando reklame di Kota Pekanbaru adalah tak pernah mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB). 

Spanduk peringatan ditempel sebagai bentuk toleransi yang diberikan pada pemilik bando agar memotong sendiri bando miliknya. Jika dalam tenggat waktu yang diberikan pemilik tidak juga mengindahkannya, maka bando tersebut akan dipotong paksa oleh tim penegak peraturan daerah Pekanbaru.

"Senin (hari ini, red) kami pasang spanduk peringatan di sembilan bando itu. Kami beri waktu tiga hari untuk potong sendiri, kalau tidak juga kita yang potong. Bukan hanya satu tapi semuanya," tegas Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru Agus Pramono pada Riau Pos, akhir pekan lalu. 

Dari data yang dihimpun, dua bando reklame berdiri di Jalan Tuanku Tambusai. Yakni satu berada antara Mal SKA dan Univeritas Muhammadiyah Riau dan satu lagi dekat Global Bangunan dan Rumah Makan Sederhana.

Kemudian, ada dua pula di Jalan Riau, yakni satu titik berada dekat pertigaan Jalan Riau dan Jalan Kulim, satu lagi bando berada dekat gerbang masuk Hotel Grand Elite Hotel. Selanjutnya, dua titik berada di Jalan Soekarno Hatta, yakni di dekat Kantor Asuransi Sinarmas dan Hotel Olgaria serta tak jauh dari dealer Honda. Di sini, bando sudah terlihat tua dan rusak dan memiliki potensi  membahayakan bagi pengguna jalan raya. 

Lalu, satu titik bando reklame berada di Jalan Sudirman Ujung, dekat Soto Bude Simpang Tiga. Selanjutnya,  satu titik berada di jalan Imam Munandar Harapan Raya dekat persimpangan Jalan Kapling dan terakhir di Jalan Kaharuddin Nasution Ujung Simpang Kubang Raya. 

Disebut Agus, Sebelum pemotongan dilakukan, dia akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru sebagai salah satu OPD yang terlibat dalam persoalan bando ilegal tersebut.

Terpisah, Sebelumnya Plt Kepala Dishub Kota Pekanbaru Yuliarso menyebut baru akan mendata seluruh bando yang berdiri di ruas jalan. Ini sesuai arahan Walikota Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT. "Saya sudah perintahkan anggota untuk mendata seluruh bando yang berdiri di seluruh jalan di Pekanbaru. Sesuai arahan wali kota," ucapnya.(yls)

Laporan M ALI NURMAN, Kota

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Fajar Fikri Juara Denmark Open 2026 Usai Libas Aaron Soh

Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses menjuarai Denmark Open 2026 usai mengalahkan pasangan…

2 jam ago

Bawa Lari 12 Ekor Sapi Kurban senilai Rp195 Juta, “Adi Black” Ditangkap Polsek Rumbai

Polsek Rumbai menangkap seorang pria berinisial SK alias Adi Black akibat mengelapkan 12 ekor sapi…

2 jam ago

Marak Pasangan Mesum di Penginapan, Anggota DPRD Pekanbaru Minta Pemko Cek Izin THM dan Hotel

Anggota DPRD Pekanbaru Muhammad Sabarudi meminta Pemko Pekanbaru tidak sekadar menggelar razia pekat, tetapi juga…

2 jam ago

Sempat Kirim Pesan Pamit, Perempuan Muda di Meranti Ditemukan Meninggal di Perairan Tanjung Kedabu

Suleha Rindiyani (22), warga Desa Tanjung Kedabu, Kepulauan Meranti, ditemukan meninggal dunia di perairan setempat…

3 jam ago

Rektor Prof Sri Indarti Kukuhkan Lima Guru Besar Universitas Riau dari Berbagai Keilmuan

Universitas Riau resmi mengukuhkan lima guru besar baru dari berbagai disiplin ilmu, meningkatkan jumlah total…

3 jam ago

Dishub Pekanbaru Jaring 47 Truk Tonase Besar Pelanggar Lalu Lintas

Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru bersama tim gabungan menjaring 47 truk tonase besar yang melanggar aturan…

3 jam ago