pansus-mulai-bahas-ranperda-pald
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Tim pansus DPRD Pekanbaru mulai membahas Ranperda Pengelolaan Air Limbah Domestik (PALD) yang menjadi acuan pelaksanaan pekerjaan pembangunan SPALD yang diperkirakan akan difungsikan 2024 mendatang untuk 11 ribu unit rumah.
Disampaikan ketua tim pansus Nurul Ikhsan, pihaknya sudah mulai membahas Ranperda ini, dan berharap dapat segera diselesaikan, namun kontraktor dan juga pemerintah dapat memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar pembangunan IPAL dapat diterima, dan pekerjaan bisa segera diselesaikan.
Dijelaskan Nurul, dapat beberapa rapat koordinasi dengan tim pansus, ada beberapa poin yang menjadi penekanan, perubahan judul, hingga konsentrasi memberikan pemahaman dengan masyarakat, manfaat pengelolaan air limbah atau IPAL.
"Kami sudah undang Dinas PUPR Pekanbaru, perwakilan Kementerian PUPR Wilayah Riau, serta sejumlah tenaga ahli, untuk berkoordinasi dan membahas ini, untuk langkah awal. Ini akan terus dibahas secara bertahap," tegas Nurul , Selasa (15/6).
Pasca-melakukan konsultasi ke Kementerian PUPR, disampaikan politisi Gerindra ini, Tim Pansus DPRD Pekanbaru mengajukan perubahan judul Ranperda Air Limbah menjadi Ranperda Pengelolaan Air Limbah Domestik.
Sementara untuk sosialisasinya, harus dilakukan secara terus menerus. Sebab, manfaatnya bisa dirasakan pada beberapa tahun ke depan. Disampaikannya lagi, tujuan Ranperda Pengelolaan Air Limbah Domestik dibuat agar kondisi lingkungan dan sumber air bersih tetap terjaga, dan tidak tercemar dengan air limbah rumah tangga.(gus)
Agung Toyota membuka program trade in New Hilux di Riau. Konsumen dapat menukar mobil lama…
Pawai Gebyar Scooter Lancang Kuning ke-16 di Bengkalis berlangsung meriah dengan peserta dari berbagai provinsi…
SSB PTPN IV Regional III juara Liga TOPSkor Pekanbaru 2026 dan berhak mewakili Riau pada…
Galeri24 Pegadaian menghadirkan Promo Kicau dengan diskon 1,5 persen untuk pembelian emas batangan selected item…
ICW menyoroti pengadaan 80 ribu pikap Kopdes Merah Putih yang diduga memiliki potensi rente hingga…
Sekitar 48 ribu warga Kota Padang masih menganggur. Pemko memperkuat pelatihan berbasis kebutuhan industri untuk…