PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Pekanbaru (Bank Pekanbaru) menyalurkan bantuan sosial (bansos) warga terdampak Covid-19 kepada warga Kelurahan Sungai Ukai, Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru, Selasa (14/7). Penyaluran dilakukan untuk 84 KK yang direkomendasikan Dinas Sosial Kota Pekanbaru.
Hadir jajaran komisaris dan direksi BPR Pekanbaru. Komisaris Utama BPR Pekanbaru, Drs M Noer MBS juga hadir. Kadissos Kota Pekanbaru Mahyuddin, Camat Rumbai Pesisir, Syamsuddin, Lurah Sungai Ukai R Merza Venrian, Seklur Feri Junaidi, dan perangkat kelurahan Sungai Ukai lainnya juga hadir.
Nominal bankeu yang diterima sebesar Rp300 ribu per KK. Selain itu, setelah menerima bankeu, warga langsung dilakukan rapid test Covid-19 oleh pihak Puskesmas Rumbai Pesisir. Sebanyak 100 warga termasuk perangkat kelurahan dilakukan rapid test.
Sebelumnya, muncul surat permohonan dari warga Sungai Ukai. Mereka memohon agar bansos itu disalurkan kepada mereka yang berada di pinggiran Pekanbaru. Jarak yang jauh, jalan kurang bagus, banyak orang tua dan sakit-sakitan menjadi alasan. Sungai Ukai termasuk kawasan terjauh dari pusat kota Pekanbaru. Dalam kondisi musim hujan saat ini, waktu tempuh ke sana dari pusat kota bisa sekitar 1,5 jam. Kondisi ini direspon pihak BPR Pekanbaru.
Awalnya ada tiga wilayah yang akan disalurkan bantuan langsung melalui BPR Pekanbaru, yakni wilayah Rumbai, Tenayan Raya, dan Rumbai Pesisir. Tapi sebagian masyarakat yang berasal dari Tenayan dan Rumbai sudah langsung datang ke kantor BPR Pekanbaru di Jalan Arifin Achmad. Sebagian mereka mengambil bantuan tunai lewat Bank Riau Kepri. Memang, selain Bank Pekanbaru, bantuan ini juga disalurkan melalui BRK dan BRI.
Sementara itu, untuk kawasan Kelurahan Sungai Ukai, Kecamatan Rumbai Pesisir belum diambil sama sekali. Di sana juga tidak ada penyaluran dari BRK dan BRI. Satu-satunya harus melalui BPR Pekanbaru. Di saat bersamaan, datang pula surat permohonan dari warga sekitar melalui lurah agar bantuan itu bisa diberikan dengan cara diantarkan ke wilayah mereka.
Komisaris Utama BPR Pekanbaru, M Noer MBS menyatakan bahwa apa yang dilaksanakan BPR Pekanbaru sudah maksimal. Bank daerah yang mau bersusah payah menyalurkan bantuan langsung tunai ke daerah pinggiran kota ini tentunya perlu diapresiasi. Sebagai pejabat di Pemko Pekanbaru, M Noer menyebutkan apa yang dilakukan BPR Pekanbaru seharusnya benar-benar diapresiasi, bukan malah dikritik.
Mantan Sekko Pekanbaru ini mengakui awalnya Pemko cukup kesulitan menyalurkan bantuan tunai kepada warga terdampak Covid-19 ini. Tapi keberadaan BPR Pekanbaru ternyata mampu dan memberikan solusi. Padahal tidak ada dana pendamping apapun, baik dari Dinas Sosial Provinsi Riau, maupun Pemko Pekanbaru.
Semua dana operasional, penyaluran, bahkan hingga ke pinggiran Kota Pekanbaru dikeluarkan dari dana operasional BPR Pekanbaru. "Ini semua bentuk kepedulian jajaran direksi BPR Pekanbaru yang patut diapresiasi," ujar M Noer.(c)
Laporan Muhammad Amin, Pekanbaru
Satpol PP-PKP Kabupaten Kuansing menjaring enam wanita penghibur (LC) dan menyita miras dalam razia pekat…
Kabupaten Kepulauan Meranti menghadapi tantangan besar pengelolaan sampah, di mana dari 85 ton timbulan sampah…
Sebanyak enam bakal calon penghulu yang sempat gagal pada tahap pertama mengikuti tes mengaji susulan…
Pengecoran jalan akses Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang selesai 100 persen dan kini memasuki…
Sebanyak tujuh unit gudang di Kawasan Pergudangan Avian Jalan Siak II Pekanbaru ludes terbakar pada…
Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara penyaluran program Makan Bergizi Gratis bagi 39 ribu penerima…