Categories: Pekanbaru

Libur Nataru, Pastikan Tak Ada yang Cuti

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) sebentar lagi dijelang masyarakat.  Di Kota Pekanbaru, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) jajaran Pemerintah Kota (Pemko) diminta untuk tegas tidak memberikan cuti kepada bawahan di masa itu. 

Ini seiring adanya Surat Edaran (SE) dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) tentang Pembatasan Kegiatan Berpergian ke Luar Daerah dan atau Cuti Bagi Pegawai ASN selama Periode Nataru. 

Sekretaris Kota (Sekko) Pekanbaru, Muhammad Jamil, Senin (13/12) meminta para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Pekanbaru untuk tidak mengambil cuti saat momen Nataru. 
Kebijakan ini guna menekan melonjaknya kasus Covid-19 pada momen libur Nataru, Pastikan Tak Ada yang Cuti libur Nataru. Jamil meminta bagi masing-masing Kepala OPD untuk tidak memberikan cuti kepada bawahannya. "Kepala OPD harus mengawasi ASN di lingkungan kerjanya. Mereka harus tegas dengan tidak memberi cuti para pegawai di lingkungan OPD masing-masing," tegas dia. 

Menurutnya, pemerintah kota siap mengikuti regulasi dari pemerintah pusat. Ia mengingatkan para ASN agar mengikuti regulasi yang ada.

Pekanbaru harus menjalani pembatasan aktivitas pada libur Nataru ini. Kebijakan ini sesuai dengan petunjuk teknis dari pemerintah pusat. Pengawasan bakal diperketat mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. "Maka kami mengimbau untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan, dan mengikuti regulasi yang telah dikeluarkan pemerintah pusat dalam mengantisipasi lonjakan kasus saat momen Nataru," terang Jamil. 

Apalagi saat ini Kota Pekanbaru kembali berada pada PPKM level 2 pascalonjakan kasus Covid-19 dari klaster sekolah swasta. Pengawasan prokes terhadap masyarakat mesti lebih ditingkatkan untuk menekan jumlah tambahan kasus positif. 

Selain pengawasan prokes, saat ini pemerintah kota juga gencar melakukan percepatan vaksinasi Covid-19. "Itu agar kita bisa kembali berada pada PPKM level 1,"  tutupnya.(yls) 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Aktivitas Tambang Ilegal Dibongkar, Lima Rakit PETI Dibakar Polisi

Polsek Kuantan Mudik menertibkan PETI di areal PT KTBM dan memusnahkan lima rakit tambang ilegal…

13 jam ago

Bengkalis Usulkan 5 Lokasi Sekolah Nasional Terintegrasi, Kecamatan Ini Jadi Sorotan

Pemkab Bengkalis mengusulkan lima lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dengan konsep pendidikan terpadu bertaraf internasional.

13 jam ago

Keluhan Warga Meningkat, Wabup Rohul Minta PLN Benahi Pasokan Listrik

Wabup Rohul meninjau UPTD PAB Ujungbatu dan meminta PLN segera menstabilkan pasokan listrik demi layanan…

13 jam ago

3.000 Peserta dan 12 Mobil Hias Semarakkan Pawai Waisak di Pekanbaru

Pawai Waisak di Pekanbaru berlangsung meriah dengan 3.000 peserta dan 12 mobil hias meski sempat…

16 jam ago

Kasus Sadis Sopir Truk Minyakita di Pekanbaru Terungkap, Rekan Kerja Jadi Otak Pelaku

Polisi mengungkap kasus pembunuhan sopir truk Minyakita di Pekanbaru. Rekan kerja korban diduga menjadi otak…

16 jam ago

Jalan Pasar Modern Telukkuantan Mulai Diperbaiki, Warga Sambut Gerak Cepat PUPR

PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.

2 hari ago