roni amriel
PEKANBARU(RIAUPOS.CO) – Ketua Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Roni Amriel SH MH meminta kepada Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk segera mengurus segala administrasi pengelolaan lahan Pasar Cik Puan. Pasalnya pihak Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Riau sudah bersedia menyerahkan sepenuhnya pengelolaan Pasar Cik Puan kepada Pemko.
‘’Ya, harus jemput bola jika sudah ada sinyal baik dari pemprov. Jangan tunggu lagi, segera urus administrasi serah terimanya sebagai dasar hukum hak kelolanya,’’ kata Roni, Rabu (12/6).
Hal ini disampaikan Roni, supaya tidak adalagi persoalan di kemudian hari. Saat ini, bangunan yang sudah dianggarkan miliaran rupiah dari uang rakyat terbengkalai selama lebih kurang dua periode kepemipinan Wali Kota Pekanbaru, mulai dari Herman Abdullah sampai Firdaus.
‘’Kita dari DPRD Pekanbaru harus menyambut baik respon dari Pemprov saat ini, dan pastinya untuk kesejahteraan pedagang ke depannya,’’ kata Roni lagi.
Disampaikan Roni lagi, sudah lama memang persoalan ini diharapkan selesai. Baru ini ada titik temunya. ‘’Jadi karena memang Pasar Cik Puan ini adalah untuk kepentingan masyarakat dan pedagang tentunya, pemerintah harus bisa melanjutkan pembangunannya,’’ ujarnya.
Soal bagaimana teknisnya melanjutkan pembangunan itu, tentu harus melibatkan banyak pihak. Mau itu melalui APBD ataupun di pihak ketiga. ‘’Mari kita dudukkan langkah selanjutnya bersama-sama untuk masyarakat kita, termasuk juga harus melibatkan pedagang sebagai user Cik Puan itu,’’ paparnya lagi.
Apalagi uang APBD itu datang dari masyarakat. ‘’Masa untuk masyarakat masih mikir panjang, maka harus ada kebijakan yang memihak kepada masyarakat,’’ ujar Roni.
Untuk itu, tidak ada kata lain yang harus dilakukan Pemko selain segera follow up administrasi serah terima Pasar Cik Puan. ‘’Supaya apa, supaya kewenangan pembangunan dan lain sebagainya ada di pemko lagi,’’ harapnya. Roni berharap, jelang akhir tahun proses serah terima sudah selesai.(gus)
Harry Kane menolak dibandingkan dengan Erling Haaland jelang laga Inggris vs Norwegia dan optimistis The…
Polsek Mandau menangkap pria berinisial MR dalam kasus dugaan peredaran sabu. Polisi menyita 32 paket…
Persaingan Audisi Umum PB Djarum 2026 di Pekanbaru makin ketat. Sebanyak 120 atlet muda masih…
Pembangunan Sekolah Rakyat di Kuansing telah mencapai 82 persen. Plt Bupati Muklisin meminta kontraktor menjaga…
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…