Categories: Pekanbaru

Puluhan Botol Liquid Vape Diuji di Labfor

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kepolisian Daerah (Polda) Riau telah melakukan pengujian laboratorium terhadap puluhan botol liquid vape, yang diamankan bersamaan 35 kilogram sabu. Langkah ini, dilakukan mengetahui isi kandungan cairan yang digunakan bagi rokok elektrik.

Direktur Reserse Narkoba (Dir­resnarkoba) Polda Riau, Kombes Pol Suhirman mengatakan, pihaknya sudah membawa cairan liquid vape ke Laboratorium Forensik (Labfor) Medan, Sumatera Utara (Sumut). Barang bukti tersebut dibawa pe­nyidik beberapa hari yang lalu. 

"Sudah dibawa kemarin (Senin, red) ke Medan. Cairan vape itu uji di Labfor Medan," ujar Suhirman kepada Riau Pos, Selasa (11/2) kemarin. 

Kini, sebut dia, pihaknya tengah menunggu hasil pengujian untuk memastikan kandungan yang terdapat dalam cairan tersebut. Suhirman berharap, hasil pengujian itu secepatnya keluar dari Labfor Medan. "Kita masih menunggu hasil pengujian itu," jelas mantan Dirresnarkoba Polda Bangka Belitung. 

Sebelumnya, Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi menyampaikan, pihaknya mencurigai cairan liquid vape mengandung narkoba. Sebab, kata dia, puluhan botol itu ditemukan pada satu tempat dengan puluhan kilogram sabu yang disimpan dalam bodi speedboat.

"Kami menunggu hasil lab. Jika nanti hasilnya (dalam booti itu) sabu cair, maka kami akan mendalami terhadap peredaran di masyarakat," kata Kapolda Riau. 

Selain itu, ditambahkan Dirtipideksus Bareskrim Polri, pihaknya juga telah melakukan pengejaran terhadap tersangka pengendali pengiriman sabu seberat 35 kg sabu berinisial S. Yang mana, Warga Negara Indonesia (WNI) itu berperan menghubungi bandar di Malaysia, menentukan penjemputan dan pengantaran barang haram tersebut hingga menuju Dumai.

"S Itu sudah kami tetapkan DPO, kami tengah melakukan pengejaran," katanya.

Pengungkapan ini hasil pengembangan dari tangkapan 3 Kg sabu yang dilakukan  Ditresnarkoba Polda Riau, Rabu (22/1) lalu. Dalam itu berhasil mengamankan dua tersangka HS dan ZH, yang berperan sebagai pengendali peredaran narkoba dan sopir yang membawa sabu menuju Pekanbaru.

Atas penangkapan itu, kembali mendapatkan informasi akan ada sabu masuk dalam jumlah besar ke Riau.

Kemudian, ditindaklanjuti dengan melalukan penyelidikan selama hampir sepuluh hari. Dimana, kapal yang membawa sabu itu telah bergerak dari Pantai Tanjung Medang, Teluk Rhu, Pulau Rupat Pelabuhan Rakyat Nerbit Besar, Kecamatan Sungai Sembilan, Rabu (5/2) lalu.(gem)

Laporan RIRI RADAM, Pekanbaru

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Bau Menyengat Sampah dan Bangkai, Jalan Pelajar Bagan Batu Dikeluhkan Warga

Jalan Pelajar Bagan Batu dipenuhi sampah dan bangkai hingga menimbulkan bau menyengat. Warga mendesak pemerintah…

14 jam ago

Aryaduta Pekanbaru Hadirkan Pengalaman Iftar Khas Arab dengan 101 Menu

Aryaduta Hotel Pekanbaru menghadirkan paket Iftar Arabic Delight dengan 101 menu Nusantara dan Arab, lengkap…

14 jam ago

Dukung Green City, Pemko Pekanbaru Genjot Pembersihan 900 Km Drainase

Pemko Pekanbaru menargetkan pembersihan 900 km drainase dan saluran air tahun ini untuk mendukung program…

14 jam ago

Bupati Rohul Tebar 3.000 Bibit Ikan di Lubuk Larangan Kabun, Dukung Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Bupati Rohul menebar 3.000 bibit ikan di Lubuk Larangan Desa Kabun untuk mendukung ketahanan pangan,…

15 jam ago

Pengelolaan Aset Dinilai Produktif, UIN Suska Riau Sabet Penghargaan KPKNL

UIN Suska Riau meraih penghargaan Terbaik III Produktivitas BMN 2025 dari KPKNL Pekanbaru atas komitmen…

16 jam ago

Kasus Penembakan Gajah di Pelalawan Jadi Atensi Khusus Kapolda Riau

Polda Riau memburu pelaku penembakan gajah Sumatera di Ukui. Polisi menemukan proyektil peluru dan memeriksa…

18 jam ago