jembatan-siak-v-dan-jalan-lingkar-diusulkan-ke-pusat
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pembangunan infrastruktur pendukung di Kawasan Industri Tenayan (KIT) di Kecamatan Tenayan Raya diusulkan ke pemerintah pusat. Ada dua infrastruktur pendukung yang diusulkan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.
Dua infrastruktur pendukung ini adalah pembangunan Jembatan Siak V dan Jalan Lingkar Luar (Outer Ring Road). "Di samping pembangunan infrastruktur dalam KIT, kami juga mengusulkan akses pendukung. Akses pendukung itu berapa jalan dan jembatan menuju KIT," kata Direktur PT Sarana Pembangunan Pekanbaru (SPP) Heri Susanto, Rabu (9/2).
Pemko Pekanbaru bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Provinsi Riau mengusulkan dua proyek guna mendukung KIT.
Dua proyek itu diusulkan ke beberapa program, salah satunya program hibah Millennium Challenge Compact (MCC) dari Pemerintah Amerika Serikat. "MCC ini merupakan program hibah untuk membangun infrastruktur," jelas Heri.
Dua proyek diusulkan pada dana hibah MCC tersebut. Pertama, proyek Jembatan Siak V dengan anggaran Rp663 miliar. Jembatan ini berupa cable stayed (seperi Jembatan Siak IV).
Proyek kedua adalah jalan lingkar dari Jembatan Siak V menuju ke pintu Tol Pekanbaru-Dumai dengan panjang sekitar 12,9 kilometer. Anggarannya sekitar Rp460 miliar. "Gubernur Riau sangat mendukung. Kami harap program ini bisa diraih," singkatnya.(ali)
Khas Pekanbaru Hotel menghadirkan promo School Holi-Deals selama Juli 2026 dengan paket menginap lengkap untuk…
Syahrul Aidi mengecam penghadangan Ustaz Abdul Somad di Kutai Barat dan meminta aparat menjamin keamanan…
Daftar ulang SPMB SD Negeri di Pekanbaru resmi dimulai. Orang tua melengkapi berkas, sementara sekolah…
Pemkab Kepulauan Meranti resmi menerapkan manajemen talenta ASN setelah mendapat persetujuan BKN. Pengisian JPTP tak…
Kompensasi bagi 142 nelayan terdampak pencemaran Sungai Tapung mulai direalisasikan. Nelayan berharap pemulihan lingkungan segera…
Kapolda Riau menjenguk korban dugaan pengeroyokan di RS Bhayangkara dan menegaskan proses hukum akan dilakukan…