Categories: Pekanbaru

Parkir Liar Samping Mal SKA Menjamur

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — KENDATI sudah diteribkan, namun parkir liar kembali marak dan menjamur di samping Mal SKA maupun di U-Turn di bawah flyover simpang Mal SKA Pekanbaru. Sebelumnya petugas Dinas Perhubungan (Dsihub) Kota Pekanbaru melalui UPT Parkir sudah melakukan penertiban berkali-kali.

Tak hanya parkir liar saja, pada  malam hari pedagang kaki lima (PKL) juga terlihat menjajakan dagangannya. Paling banyak PKL yang berjualan di wilayah tersebut adalah pedagang bakso dan mi ayam. Bahkan para pedagang juga menyiapkan kursi untuk para pembelinya. 

Dengan adanya parkir liar tersebut, otomatis Bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) yang terdapat di Mal SKA juga tak bisa masuk, karena terhalang oleh motor yang parkir tepat di depan halte tersebut. Terlihat beberapa kali bus yang awalnya mau berhenti kembali melanjutkan perjalanan karena halte tertutup. Salah seorang warga Kota Pekanbaru, Joko (35) menuturkan, pernah melihat petugas melakukan penertiban pada sore hari. Masyarakat yang memarkirkan kendaraannya disuruh pergi, tetapi pada malam harinya parkir liar kembali marak dan ditambah lagi dengan para PKL yang menjajakan barang dagangannya.

"Ini kan kucing-kucingan antara petugas dengan para juru parkir liar. Sudah ditertibkan, namun kembali marak. Tentu pengendara tidak mungkin mau memarkirkan kendaraannya jika tidak disuruh oleh juru parkir liar," ujarnya, Senin (9/12). Untuk itu, ia meminta agar dinas terkait dalam melakukan penertiban harus memberikan efek jera dan juga harus memberikan sanksi kepada juru parkir. Apalagi tarif yang dikenai sang juru parkir kepada para pengendara roda dua berbeda dengan regulasi yang seharusnya Rp2000 untuk sepeda motor, sementara menurut ketentuanya untuk roda dua Rp1000.

"Di sini parkir Rp2000 untuk motor. Dan setiap malam banyak motor parkir dan PKL di sini. Rata-rata pengunjung Mal dan juga ada yang hanya khusus  untuk membeli jajanan seperti bakso maupun mi ayam yang dijajakan oleh PKL di situ," terangnya.(ksm)

Laporan DOFI ISKANDAR, Kota

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Diduga Lecehkan Dua Karyawati, Manajer Swalayan di Pekanbaru Dilaporkan ke Polisi

Dua karyawati melaporkan manajer swalayan di Pekanbaru atas dugaan perbuatan asusila. Kasus kini masih dalam…

2 jam ago

Respons Cepat Polsek Cerenti, Empat Rakit PETI Dimusnahkan di Desa Pulau Busuk

Polsek Cerenti memusnahkan empat rakit PETI di Desa Pulau Busuk, Kuansing, setelah menerima laporan masyarakat…

2 jam ago

Indro, Gajah Andalan Flying Squad Tesso Nilo, Tutup Usia di Tengah Penanganan Medis

Gajah Sumatera jinak Indro mati di Tesso Nilo usai menjalani perawatan intensif akibat komplikasi kesehatan…

2 jam ago

Prancis Diunggulkan Tekuk Swedia, Trio Mbappe-Dembele-Olise Jadi Ancaman

Prancis lebih diunggulkan menghadapi Swedia di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Trio Mbappe, Dembele,…

3 jam ago

Disdik Pekanbaru Tunda Pengumuman SPMB SMP, Verifikasi Data Masih Berlangsung

Pengumuman hasil SPMB SMP Pekanbaru 2026 ditunda karena verifikasi dan sinkronisasi data masih berlangsung. Pendaftar…

3 jam ago

Kisah Heroik Ujang, Rela Pertaruhkan Nyawa demi Lepaskan Istri dari Serangan Buaya

Ujang nekat melawan buaya demi menyelamatkan istrinya yang diserang di Desa Soren. Korban selamat dan…

3 jam ago