Categories: Pekanbaru

Peningkatan Indeks Efisiensi SPBE Terus Digesa

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Evaluasi pencapaian dan penetapan target pada tahun 2024 berfokus pada kesiapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam penilaian mandiri SPBE.

Sekretaris Diskominfotik Riau Devi Rizaldi mengatakan, dalam pelaksanaan SPBE sangat penting ada kerja sama tim untuk mencapai reformasi yang menciptakan demokrasi dan pemerintahan digital.

“Keberhasilan SPBE tidak terlepas dari kerja sama tim koordinasi. Dalam setiap visi dan misi daerah, terwujudnya reformasi yang menciptakan demokrasi dan pemerintahan digital adalah tujuan yang utama,” katanya.

Lebih lanjut dijelaskannya, dari tahun 2021 hingga 2023 Provinsi Riau berhasil mencapai indeks SPBE yang signifikan. Proyek target tahun 2024 berfokus pada peningkatan infrastruktur digital dan efisiensi pelayanan publik. Saat ini, nilai indeks SPBE Provinsi Riau adalah 1,36 dengan target yang ingin dicapai sekitar 8,10.

“Kita mengharapkan adanya nilai yang meningkat dari indikator 22 sampai indikator 23 dan 24. Nilai kita sekarang 1,36 yang mau kita kejar itu kurang lebih 8,10. Kalau kita mau ada di posisi target yang kita capai, artinya ada 3 indikator yang kurang,” jelasnya.

Saat ini, layanan SPBE berada di angka 3,93 dan diharapkan dengan proyeksi yang ada, nilainya bisa mencapai 4,2 tahun depan dengan 10 indikator yang akan dinilai tetap. Melalui evaluasi target tersebut diharapkan dapat meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 2,55. Namun, masih di bawah target tahun 2023 yang seharusnya 3,37.

“Arsitektur dan OPD tahun 2024 belum selesai, hanya ada 5 OPD yang menyelesaikan sehingga dapat berpengaruh negatif terhadap dokumen kebijakan,” ungkapnya.

Diungkapkannya juga, terdapat penambahan syarat khusus pada dokumen manajemen SPBE agar bisa naik ke level 2 dari setiap tingkatnya berdasarkan data rencana, yang saat ini baru tersedia dari 5 OPD dari total 33 OPD.

“Kami berharap kepada pimpinan OPD, dalam rangka penilaian semua komponen penilaian tolong bisa dimengerti. Semoga apa yang kami inginkan bisa dimengerti dan direalisasikan,” pungkasnya.(sol)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Remisi Lebaran Dibagikan, 760 Warga Binaan Lapas Tembilahan Tersenyum Bahagia

Sebanyak 760 warga binaan Lapas Tembilahan menerima remisi Idulfitri 1447 H, dua di antaranya langsung…

2 hari ago

Diguyur Hujan, Warga Tetap Antusias Salat Id Bersama Wako Pekanbaru

Hujan deras tak surutkan antusias warga Pekanbaru Salat Idulfitri bersama wali kota. Lokasi dipindah ke…

2 hari ago

Hilal Syawal Belum Terlihat Rabu Malam, Pemerintah Arab Saudi Tetapkan Idulfitri Jumat 20 Maret

Hilal belum terlihat, Arab Saudi tetapkan Syawal Jumat 20 April 2026

4 hari ago

Viral! Penjambret di Pekanbaru Rampas Uang Santunan Anak Yatim

Aksi penjambretan uang santunan anak yatim di Pekanbaru viral. Pelaku berpura-pura bertanya sebelum merampas amplop…

5 hari ago

Jelang Lebaran, Jalan Teluk Leok Mulai Diperbaiki, Warga Bisa Segera Melintas

Pemko Pekanbaru mempercepat perbaikan jalan rusak jelang Idulfitri. Jalan Teluk Leok ditargetkan bisa dilalui aman…

5 hari ago

Jelang Idulfitri, 2.401 Guru di Pekanbaru Dapat Insentif Ramadan

Pemko Pekanbaru salurkan insentif Ramadan kepada 2.401 guru. Guru honor komite dapat tambahan hingga Rp600…

5 hari ago