Categories: Pekanbaru

Membahayakan, Lubang Menganga Tak Kunjung Diperbaiki

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kondisi jalan dengan lubang menganga dan cukup dalam di Jalan HR Soebrantas, Panam hingga kini tak kunjung diperbaiki oleh Pemerintah Provinsi Riau. Ketika hujan, air pun menggenangi lubang tersebut. Akibatnya, tak jarang pengendara terpuruk di lubang tersebut. Hal itu pun dikeluhkan karena membahayakan pengendara terutama kendaraan roda dua.

Dari pantauan Riau Pos,  Sabtu (7/3) sejumlah titik lubang terlihat di sepanjang jalur jalan tersebut. Seperti di u-turn yang berada di kawasan Pasar Baru Panam terdapat lubang besar yang menganga. Saat hujan, air akan menggenangi dan memenuhi lubang tersebut.

Jalan yang kerap rawan kemacetan disebabkan oleh lubang menganga itu membuat salah seorang warga Jalan HR Soebrantas Panam bernama Fajar, mengaku terganggu dan merasa was-was ketika melewati jalur tersebut.

"Ya lubangnya lumayan dalam, tepat di u-turn. Di sini kerap menjadi titik kemacetan. Selain disebabkan oleh lubang tersebut, juga disebabkan oleh truk besar berputar yang dari arah Garuda Sakti. Ini sangat membayakan pengendara, namun  tak kunjung diperbaiki. Dibiarkan begitu saja tampa ada rambu-rambu atau upaya perbaikan," ujarnya kepada Riau Pos, Sabtu (7/3).

Ia meminta, pihak terkait supaya segera merespon terkait kondisi jalan rusak. Kerusakan tidak hanya terdapat di Jalan HR Soebrantas Panam saja,  beberapa ruas badan jalan di Pekanbaru juga banyak yang mengalami kerusakan, seperti di u-turn Jalan Soekarno-Hatta. Kondisi itu diperparah dengan datangnya musim hujan, menyebabkan lubang tertutup genangan air.

Sebelumnya, Plt Kepala Dinas PUPR Riau, Taufiq OH ketika dikonfirmasi Riau Pos mengungkapkan akan segera melakukan perbaikan jalan rusak. Untuk itu, pihaknya akan segara melakukan pengecekkan titik-titik jalan rusak di Pekanbaru yang menjadi kewenangan Dinas Provinsi. "Kami akan segera melakukan perbaikan jalan rusak itu," singkatnya.(ksm)

Laporan: DOFI ISKANDAR

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Aksi Spanduk di Gerbang Sekolah, Kegiatan Belajar di SMPN 2 Batang Peranap Terhenti

Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…

1 jam ago

Pasar Murah Kampar Sasar Enam Lokasi, Ini Daftar Komoditasnya

Dinas Perdagangan Kampar gelar operasi pasar di enam titik dengan menyediakan kebutuhan pokok harga terjangkau…

3 jam ago

Kapasitas Penyimpanan Kritis, Sistem E-Kinerja Pemkab Meranti Lumpuh Sementara

Server e-kinerja Pemkab Kepulauan Meranti sempat lumpuh akibat kapasitas penyimpanan penuh, Diskominfotik siapkan peningkatan infrastruktur.

3 jam ago

Dari Rp4.700 ke Rp2.700, Harga Kelapa Inhil Anjlok Nyaris 40 Persen

Harga kelapa di Inhil turun hampir 40 persen jadi Rp2.700/kg. Petani terpukul jelang Lebaran dan…

3 jam ago

Pro-Kontra Penutupan Jembatan Sungai Sinambek di Sentajo Raya

Jembatan Sungai Sinambek yang sempat ditutup karena rusak parah kembali dibuka warga, Bupati Kuansing ancam…

3 jam ago

Tanpa APBD, 1.000 Titik WiFi Gratis Hadir untuk Warga Pekanbaru

Pemko Pekanbaru luncurkan program 1.000 titik WiFi gratis bekerja sama dengan APJII, tanpa menggunakan APBD.

4 jam ago