menko-pmk-terima-buku-sejarah-perjuangan-marhum-pekan
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Wakil Wali Kota Pekanbaru H Ayat Cahyadi SSi menyerahkan buku Panglima Besar Pendirian Pekanbaru kepada Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Prof Dr Muhadjir Effendy MAP di Pekanbaru, Selasa (8/2).
Pemberian buku berisikan tentang sejarah perjuangan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzamsyah atau Marhum Pekan berharap dukungan dari Kemenko PMK RI agar bisa disahkan menjadi pahlawan nasional.
"Penyerahan buku ini ke Menko PMK untuk memperjuangkan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzamsyah (Marhum Pekan) sebagai pahlawan nasional," kata Ayat Cahyadi kepada Riau Pos, Selasa (8/2).
Bertemu dengan Menko PMK RI ini kemarin, Ayat Cahyadi menyampaikan bahwa proses adminstrasi dan juga berbagai persyaratan lainnya sudah disiapkan dan sudah diserahkan di kementerian.
"Semoga prosesnya bisa dibantu dan Marhum Pekan sah menjadi Pahlawan Nasional," pinta Ayat Cahyadi sambil menyerahkan buku.
Ayat Cahyadi berharap dengan dukungan dari Menko PMK RI, yakin Marhum Pekan akan disahkan menjadi pahlawan nasional.
Dalam kesempatan itu, Prof Dr Muhadjir Effendy MAP menyambut baik usulan yang disampaikan Wawako Pekanbaru. "Insyaallah akan diteruskan. Doakan prosesnya cepat selesai, " ucapnya di depan Ayat Cahyadi dan warga Kelurahan Tangkerang Tengah, Pekanbaru, Selasa pagi.(esi)
Polsek Kuantan Mudik menertibkan PETI di areal PT KTBM dan memusnahkan lima rakit tambang ilegal…
Pemkab Bengkalis mengusulkan lima lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dengan konsep pendidikan terpadu bertaraf internasional.
Wabup Rohul meninjau UPTD PAB Ujungbatu dan meminta PLN segera menstabilkan pasokan listrik demi layanan…
Pawai Waisak di Pekanbaru berlangsung meriah dengan 3.000 peserta dan 12 mobil hias meski sempat…
Polisi mengungkap kasus pembunuhan sopir truk Minyakita di Pekanbaru. Rekan kerja korban diduga menjadi otak…
PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.