SEMINAR: Wagubri Edy Natar Nasution didampingi Rektor Unri Prof Dr Aras Mulyadi DEA (dua kanan) memukul gong saat membuka seminar nasional “Kajian Politik, Birokrasi dan Perubahan Sosial†yang diselenggarakan FISIP Universitas Riau di Pekanbaru, Kamis (7/11/2019). (deslina/riaupos)
PEKANBARU(RIAUPOS.CO) — Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution, Kamis (7/11/2019) secara resmi membuka Seminar Nasional “Kajian Politik, Birokrasi dan Perubahan Sosial” yang diselenggarakan Fisip Universitas Riau di Prime Park Hotel, Pekanbaru bersempena hari jadinya.
Wakil Gubernur Riau sangat berharap, seminar yang diikuti para akademis dan birokrat ini, mampu memberikan masukan yang sangat berarti bagi daerah. Ada saran dan dan langkah–langkah apa yang mesti dilakukan kedepannya.
Apalagi kegiatan yang dilaksanakan secara bergantian dengan Malaysia ini, juga bisa memberikan nuansa baru dan pengalaman dan pengetahuan bagi peserta yang hadir apalagi
melibatkan universitas lain, terutama dalam melahirkan sebuah rumusan yang baik bagi pembangunan daerah Riau.
Mengingat kegiatan ini juga sebagai wadah penelitian para akademisi, Pemprov Riau tetap memberikan perhatian yang cukup besar terhadap penelitian yang dilakukan akademisi. "Kita tentu berharap hasil penelitian para akademisi ini. Dan apapun hasilnya, penelitian ini tentu sesuatu yang diharapkan oleh pemerintah daerah. Apalagi Kegiatan penelitian yang dilakukan para akademisi, baik didalam negri maupun di luar negri selalu mendapatkan prioritas, melalui Lembaga Penelitian dan Pengembangan di Universitas Riau," jelasnya.
Rektor Universitas Riau Riau Prof Dr Aras Mulyadi, DEA menjawab pertanyaan wartawan mengatakan, kegiatan seminar nasional dalam rangka HUT Unri dan Fisipol ini sudah dilaksanakan untuk yang kelima kalinya.
Ini juga sebagai ajang tukar informasi dari masing-masing perguruan tinggi yang terlibat. Adapun yang menjadi topik bahasan perkembangan isu terkini, baik politik maupun birokrasi yang terkait dengan kebijakan Presiden. "Nantinya, kita minta masukan dan pandangan dari para akademisi yang nantinya akan dirumuskan dalam naskah akademik," jelas Aras.
Seminar nasional dengan tema Politik, Birokrasi dan Perubahan Sosial akan berakhir Jumat hari ini diikuti 83 peserta, 15 perguruan tinggi. Sebanyak 9 orang keynote speaker yang tampil merupakan tokoh-tokoh nasional dan daerah di Riau, di antaranya Gubernur Riau Syamsuar, Rektor Universitas Riau Prof Dr Aras Mulyadi DEA, Wali Kota Pekambaru Firdaus MT, Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir, Bupati Siak Alfedri, dan Bupati Kuantan Singingi Mursini, dengan dimoderatori oleh Dekan Fispol Unri Dr Syari Harto Msi.
Sedangkan tokoh nasional yang akan tampil sebagai pembicara adalah Gubernur Lemhanas Letjend Purn Agus Widjojo, Mantan Menpan RB RI Asman Abnur dan praktisi pendidikan dari Universitas Gajah Mada Prof Dr Ahmad Nurmadi MSc.(lin)
Tim putra SMA Darma Yudha Pekanbaru keluar sebagai champion Riau Pos-Honda HSBL 2026 Pekanbaru Series…
Ditbinmas Polda Riau menggelar sosialisasi Uji Kompetensi Satpam sekaligus meresmikan inovasi pelayanan Perpanjangan KTA Satpam…
Gajah jinak bernama Diego (17) mati di PLG Minas akibat infeksi pencernaan kronis. Ini menjadi…
Sektor putri SMAN 1 Pekanbaru dan SMA Darma Yudha sukses melaju ke partai final HSBL…
Sekda nonaktif Kuansing Zulkarnain didakwa menyuap Bupati nonaktif Suhardiman Amby dengan dua mobil mewah demi…
Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…