Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho didampingi Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar dan Ketua TP PKK Pekanbaru Sulastri Agung menyapa anak-anak sekolah dasar saat membuka MTQ di Pekanbaru, Selasa (7/10/2025).
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan komitmennya agar seluruh anak di Kota Bertuah bisa mendapatkan pendidikan yang layak. Mulai dari beasiswa, peningkatan kualitas guru, hingga mengembalikan ribuan anak putus sekolah ke bangku pendidikan, menjadi fokus utama pemerintah kota.
“Saya ingin semua anak-anak Pekanbaru bisa bersekolah tanpa terkendala biaya. Dengan adanya beasiswa, mereka bisa melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi,” ujar Agung, Selasa (7/10).
Untuk mewujudkan hal itu, Pemko Pekanbaru mengalokasikan Rp10 miliar untuk berbagai program beasiswa. Anggaran ini menyasar pelajar dan mahasiswa, termasuk penyandang disabilitas, tahfiz Al-Qur’an, hingga anak-anak berprestasi yang menerima undangan kuliah ke luar negeri namun terkendala biaya.
Tidak hanya itu, Pemko Pekanbaru juga memberikan beasiswa penuh kepada 100 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) agar bisa melanjutkan kuliah hingga meraih gelar sarjana. “Dengan begitu, ke depan tidak ada lagi guru PAUD hanya lulusan SMA. Semua harus minimal S1,” tegas Agung.
Pemko juga berhasil mengembalikan 1.778 anak putus sekolah kembali belajar. Dari semula terdata sekitar 300 anak, jumlah tersebut meningkat setelah dilakukan pendataan oleh kader posyandu di 15 kecamatan. Kini, anak-anak itu bersekolah di sekolah negeri, swasta, hingga mengikuti program kejar paket.
Selain pendidikan, Pemko Pekanbaru juga menyiapkan Peraturan Daerah (Perda) Disabilitas untuk menjamin kesetaraan dan hak-hak penyandang disabilitas, serta meluncurkan program zero stunting dan zero gizi buruk. Sebanyak 3.000 anak akan mendapatkan asupan makanan bergizi dan vitamin setiap hari selama tiga bulan.
“Semua program ini bukan untuk pencitraan, tapi untuk masa depan Pekanbaru. Kita ingin anak-anak tumbuh pintar, sehat, berakhlak, dan siap membangun kota ini lebih baik,” tutur Agung.(ali)
Pemko Pekanbaru memastikan program berobat gratis UHC terus berlanjut dengan anggaran Rp111 miliar setelah tunggakan…
Menkeu Purbaya menyebut APBN bisa tanpa defisit, namun berisiko besar bagi ekonomi. Defisit 2025 dijaga…
DPRD Pekanbaru mendukung Satgas Penertiban Kabel FO tetap bekerja meski perda belum disahkan demi keselamatan…
Sekda Inhu menegaskan tidak ada toleransi bagi ASN yang terlibat narkoba dan mendukung penuh proses…
Jonatan Christie menjadi satu-satunya wakil Indonesia di perempat final Malaysia Open 2026 dan siap menghadapi…
Pemkab Kepulauan Meranti mulai mencairkan gaji ASN dan PPPK Januari 2026 serta tunda bayar 2024…