Categories: Pekanbaru

Dewan Soroti Proyek Tutup Tahun

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Anggota DPRD Pekanbaru Nurul Ikhsan menyoroti kegiatan-kegiatan yang dikerjakan jelang tutup tahun anggaran 2021 oleh sejumlah OPD lingkungan Pemko. Dia mengkhawatirkan, proyek yang dikerjakan di akhir tahun ini dikerjakan dalam waktu yang singkat , tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal. ’’Kami soroti hasilnya nanti, dan akan kami panggil OPD nya,"ujar Nurul kepada wartawan, Senin (6/12).

Politisi dari Fraksi Gerindra ini menilai, kegiatan yang dilakukan secara terburu-buru  terkesan hanya menghabiskan anggaran, serta cari keuntungan bagi kalangan tertentu.

’’Kalau ada OPD yang mengerjakan proyek di akhir tahun dan hasilnya tidak memuaskan serta mendapat komplain dari warga, tentu kami akan berikan sanksi. Apa? Ke depan, kami tidak perlu mengakomodirkan anggaran sesuai permintaan mereka(OPD) lagi," tegas Nurul, yang juga menyampaikan dampak pandemi realisasi kegiatan Pemko lebih kurang hanyab50 persen.

Diungkapkan anggota Komisi IV ini, bahwa efek pengerjaan kegiatan di akhir tahun dinilainya memiliki dampak yang tidak bagus. Seperti halnya kualitas atau mutu pengerjaan jadi berkurang, karena dikejar waktu yang sudah mendesak.

"Kalau pacu lari judulnya tentu tak maksimalkan. Nanti ada yang tersandung itu," sebutnya. Oleh karena itu, dengan kondisi situasi seperti ini tentu mitra Pemko lagi yang menjadi sasaran, ujung-ujungnya pembayaran jadi TB.

Harusnya ditegaskan Nurul, rentang waktu Januari 2021 dan Februari 2021 kemarin, pelaksanaan kegiatan yang sudah ada mata anggarannya sudah bisa dilaksanakan. Namun kenyataannya, OPD Pemko Pekanbaru beralasan masih tersangkut dengan persoalan teknis.

"Harusnya perencanaan ril ini, sudah dilakukan dan dimasukkan di akhir tahun. Mana pengerjaan skala prioritas, anggota dan konsultan turun. Begitu juga hendaknya untuk kegiatan 2022, harus sudah jelas diakhir tahun ini,"pintanya.

Persoalan ini dinilai Nurul lagi, terjadi karena kualitas SDM dengan pola kerja yang belum dapat dikuasai, ditambah lagi adanya aturan baru dari pusat. Ini diminta untuk disiasati.(gus)

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Tampil Dominan di Final, Tim Putra SMA Darma Yudha Sabet Juara HSBL 2026 Pekanbaru Series

Tim putra SMA Darma Yudha Pekanbaru keluar sebagai champion Riau Pos-Honda HSBL 2026 Pekanbaru Series…

6 jam ago

Polda Riau Sosialisasi Uji Kompetensi Satpam dan Luncurkan Layanan KTA Keliling

Ditbinmas Polda Riau menggelar sosialisasi Uji Kompetensi Satpam sekaligus meresmikan inovasi pelayanan Perpanjangan KTA Satpam…

8 jam ago

Gajah Diego Mati di PLG Minas, Kematian Gajah Kelima di Riau Sepanjang 2026

Gajah jinak bernama Diego (17) mati di PLG Minas akibat infeksi pencernaan kronis. Ini menjadi…

1 hari ago

SMAN 1 dan Darma Yudha Siap Bentrok di Final Putri HSBL 2026 Pekanbaru

Sektor putri SMAN 1 Pekanbaru dan SMA Darma Yudha sukses melaju ke partai final HSBL…

1 hari ago

Sekda Nonaktif Kuansing Didakwa Suap Bupati Dua Mobil Mewah Demi Muluskan Jabatan

Sekda nonaktif Kuansing Zulkarnain didakwa menyuap Bupati nonaktif Suhardiman Amby dengan dua mobil mewah demi…

1 hari ago

Solar Subsidi Langka di Riau, Sopir Truk Rela Antre Hingga 6 Jam di SPBU

Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…

2 hari ago