Categories: Pekanbaru

Perlu Mitigasi Sosial Ekonomi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Menyikapi berakhirnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 pekan ini, pengamat dan pelaku usaha di sektor jasa pariwisata di Pekanbaru Riyono mengatakan perlunya mitigasi (upaya pengurangan risiko bencana) sosial untuk persiapan di tahun baru 2022.

Dijelaskannya, adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan PPKM di Kota Pekanbaru dirasakan benar-benar memberikan tekanan yang kuat kepada masyarakat secara sosial dan ekonomi.

"Situasi ini telah banyak memberikan tekanan kehidupan kepada masyarakat kita melihat bagaimana banyak usaha yang bangkrut. Dan angka pengangguran yang tinggi, pertumbuhan usaha yang minus. Ini semua memberi pengaruh yang besar kepada psikis terutama pada Pekanbaru sebagai kota jasa," ujar Riyono, Senin (6/9).

Oleh karenanya, menurut Riyono yang juga pengelola Taman Wisata Alam Mayang itu, hal ini perlu disikapi oleh pemerintah dan masyarakat di Kota Pekanbaru dengan perlu mempersiapkan mitigasi sosial ekonomi.

"Karena apa? Khusus yang di bidang pariwisata sebentar lagi kita akan memasuki tahun baru, dan tiga bulan setelah tahun baru kita akan persiapan untuk memasuki bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri," terangnya.

Lebih lanjut dikatakannya, momen ini memberikan pengaruh yang besar kepada kehidupan usaha jasa masyara kat di Kota Pekanbaru. Oleh karenanya, diperlukan suatu komunikasi dan mitigasi sosial ekonomi kehidupan sosial ekonomi agar pada fase-fase masa ini masyarakat memiliki kekuatan.

"Sehingga masyara kat memiliki pondasi yang kuat di dalam menghadapi kemungkinan terjadinya gelombang ketiga Covid-19. Sebagaimana kita ketahui bersama dari Bappenas sudah menyusun strategi penanganan konflik varian moo yang saat ini sudah berada pada tetangga kita di Hongkong," sebutnya.

Ia menyarankan agar bersama-sama harus membuat ketahanan yang tangguh dan pondasi yang tangguh pada masyarakat melalui strategi komunikasi dan mitigasi sosial ekonomi. "Di samping kita bersama tetap menyukseskan program yang dibuat oleh pemerintah melalui prokes dan vaksinasi,"katanya.(yls)

Laporan DOFI ISKANDAR, Kota

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Polisi Ungkap Motif Keji Pembunuhan Dumaris, Dipicu Narkoba dan Foya-Foya

Pelaku curas pembunuhan di Pekanbaru sempat foya-foya di Medan usai beraksi. Polisi ungkap motif dipengaruhi…

15 jam ago

Pendidikan Belum Merata, Abu Bakar Soroti Digitalisasi dan Minimnya Pengawasan Pusat

Abu Bakar soroti kesenjangan pendidikan daerah dan dorong perubahan sistem serta respons cepat pemerintah di…

15 jam ago

Dari Penggerebekan Polres Siak, Kades Langkai Ternyata Positif Narkoba

Kades Langkai Siak positif narkoba usai penggerebekan kasus sabu. Polisi amankan 4 tersangka dan barang…

17 jam ago

Mantan Ajudan Sekwan Pekanbaru Dituntut 4 Tahun Penjara, Kasus SPPD Fiktif Terungkap

Mantan ajudan Sekwan Pekanbaru dituntut 4 tahun penjara dalam kasus obstruction of justice SPPD fiktif…

19 jam ago

Polisi Selidiki Kasus Pria Tewas Terikat di Truk Pengangkut Minyak Goreng

Seorang pria ditemukan tewas terikat di kabin truk di Pekanbaru. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian…

19 jam ago

Wako Agung Lantik 7 Pejabat, Langsung Minta Kerja Cepat dan Nyata

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho melantik 7 pejabat baru dan menegaskan pentingnya adaptasi cepat serta…

19 jam ago