Categories: Pekanbaru

43,5 Persen Penderita ISPA di Pekanbaru Orang Dewasa

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kota Pekanbaru saat ini sudah menyentuh angka 1298 orang. Mayoritas dari penderita ini, yakni 565 orang diantaranya atau 43,5 persen adalah orang dewasa berusia 15 tahun ke atas.

Kota Pekanbaru sejak beberapa waktu terakhir diselimuti kabut asap dampak dari kebakaran hutan dan lahan di beberapa daerah sekitar Kota Pekanbaru. Kabut asap lambat laun mulai mempengaruhi kesehatan warga. Dari data hingga Senin (5/8) lalu, penderita ISPA di Pekanbaru jika dirincikan adalah usia 0-1 tahun tahun 74 orang, 1-4 tahun 287 orang, 5-14 tahun 372 orang dan diatas 15 tahun 565 orang.

''Mengingat mulai adanya dampak kabut asap minggu ini di Kota Pekanbaru dan ISPU berada pada level Sedang berkisar 70-80. Dinas kesehatan Kota Pekanbaru terus melakukan pemantauan pengobatan penyakit di seluruh Puskesmas. Dilihat dari data, banyak diderita oleh usia dewasa yang notabenenya banyak melakukan aktivitas di luar rumah,'' kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Diskes Kota Pekanbaru Maisel Fidayesi pada Riaupos.co, Rabu (7/8) kemarin.

Meski angka ini terdata cukup banyak, Maisel menyebut belum bisa dipastikan semua penderita ISPA adalah dampak dari kabut asap.''Namun belum tentu juga sakit ISPAnya akibat dampak dari kabut asap, bisa juga penyakit bawaannya,'' imbuhnya.

Diskes Kota Pekanbaru sebut Maisel sudah melakukan beberapa langkah terkait kewaspadaan dini dampak kabut asap.''Kita mengirim surat edaran ke Puskesmas, agar waspada dan melaporkan setiap hari apabila ada penyakit akibat dampak kabut asap. Kita juga menginstruksikan Puskesmas agar membagi-bagikan masker untuk masyarakat diwilayah kerja Puskesmas,'' urainya.

Kepada masyarakat pula, disosialisasikan agar waspada dan melindungi diri dari bencana asap.''Kurangi aktivitas di luar rumah atau gedung, terutama yang menderita penyakit jantung dan gangguan pernafasan. Gunakan masker saat keluar rumah, banyak minum air putih dan lebih sering dari biasanya,'' imbuhnya.

Bagi warga yang sudah memiliki riwayat penyakit gangguan paru-paru, dan jantung segera berkonsultasi dengan dokter.''Ini untuk perlindungan diri. Juga selalu melakukan pola hidup bersih dan sehat, makan makanna bergizi, tidak merokok dan istirahat cukup. Upayakan agar polusi di luar tidak masuk ke dalam rumah, gedung dan kantor,'' tutupnya.(ali)

Editor: Arif Oktafian

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Aksi Spanduk di Gerbang Sekolah, Kegiatan Belajar di SMPN 2 Batang Peranap Terhenti

Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…

21 jam ago

Pasar Murah Kampar Sasar Enam Lokasi, Ini Daftar Komoditasnya

Dinas Perdagangan Kampar gelar operasi pasar di enam titik dengan menyediakan kebutuhan pokok harga terjangkau…

22 jam ago

7 Fungsi Vital Steam Line dan Sanitary Valve dalam Industri Modern

Steam Line dan Sanitary Valve berperan penting mengatur aliran uap (untuk pemanasan/sterilisasi) sekaligus menjamin standar…

22 jam ago

Kapasitas Penyimpanan Kritis, Sistem E-Kinerja Pemkab Meranti Lumpuh Sementara

Server e-kinerja Pemkab Kepulauan Meranti sempat lumpuh akibat kapasitas penyimpanan penuh, Diskominfotik siapkan peningkatan infrastruktur.

23 jam ago

Dari Rp4.700 ke Rp2.700, Harga Kelapa Inhil Anjlok Nyaris 40 Persen

Harga kelapa di Inhil turun hampir 40 persen jadi Rp2.700/kg. Petani terpukul jelang Lebaran dan…

23 jam ago

Pro-Kontra Penutupan Jembatan Sungai Sinambek di Sentajo Raya

Jembatan Sungai Sinambek yang sempat ditutup karena rusak parah kembali dibuka warga, Bupati Kuansing ancam…

23 jam ago