Categories: Pekanbaru

Pimpinan DPRD Beri Masukan pada Musrenbang Perubahan RPJMD

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Riau tahun 2019-2024. Bertempat di Gedung Daerah Balai Serindit, kegiatan tersebut dipimpin langsung Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar.

 

Dengan diikuti Wakil Ketua DPRD Riau Agung Nugroho, perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Provinsi Riau serta beberapa pejabat terkait.

Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua DPRD Riau Agung Nugroho turut memberikan banyak masukan terhadap perubahan RPJMD 2019-2024 tersebut. Selain masukan, ia juga turut mengapresiasi beberapa fokus program yang telah direncanakan pemprov dalam perubahan RPJMD.

"Perubahan RPJMD Provinsi Riau tahun 2019-2024 merupakan yang terakhir dari RPJMD Provinsi Riau tahun 2005-2025, untuk itu harus mampu menggali kembali segala aspek dan potensi daerah guna mendorong kemajuan Riau lebih baik lagi," ujar Agung.

Ia juga memberi masukan terhadap beberapa item program yang berkaitan langsung dengan masyarakat. Di antaranya adalah program pengembangan ekonomi kerakyatan. Di mana, pascapelaksanaan PPKM level 4 lalu, masih banyak masyarakat yang terdampak secara ekonomi. Hal itu menurut Agung sangat memerlukan perhatian serius bagi pemerintah daerah.

Selain itu, dirinya juga memberikan masukan terkait potensi sumber daya yang bisa menjadi pemasukan yang lebih bagi Bumi Lancang Kuning. Seperti beberapa jenis pajak yang beberapa waktu lalu tengah getol dibahas oleh Komisi III DPRD Riau. Bahkan beberapa potensi pajak, berhasil menaikan pendapatan asli daerah.

"Ini yang harus dikembangkan lebih serius lagi. Manfaatnya tentu akan dirasakan oleh semua masyarakat," tambahnya.

Sementata itu, Gubernur Syamsuar mengatakan, bahwa Musrenbang tahun 2019-2024 ini, merupakan satu di antara tahapan pembangunan melalui pendekatan parsitipatif dengan melibatkan masyarakat dan pemangku kepentingan. Hal ini untuk mendapatkan masukan, tujuan, sasaran strategis dan arah kebijakan program pembangunan daerah yang telah dirumuskan dalam rancangan awal RPJMD.

"Sehingga apa yang telah menjadi visi kami selaku Gubernur dan Wakil Gubernir Riau yaitu Terwujudnya Provinsi Riau yang Berdaya Saing, Sejahtera, Bermartabat dan Unggul di Indonesia (Riau Bersatu) dapat terwujud. Dengan ukuran keberhasilan berupa capaian target kinerja penyelenggaraan pemerintahan Provinsi Riau tahun 2019-2024 yang ditetapkan dalam RPJMD," jelasnya.

Melalui Musrembang tersebut juga, Syamsuar berharap dapat menghasilkan perubahan dokumen RPJMD yang berkualitas. Terwujudnya Riau Bersatu, kata Syamsuar, tidak dapat hanya dilakukan oleh Pemprov Riau sendiri. Melainkan diperlukan kerja sama atau kolaborasi antara pemerintah pusat dengan pemerintah provinsi, pemerintah provinsi dengan pemerintah daerah kabupaten/kota, dan pemerintahan desa, perguruan tinggi, swasta, BUMD dan seluruh elemen masyarakat.

"Kemitraan strategis inilah yang akan dijalankan lima tahun ke depan melalui pengelemtasian strategi dan arah kebijakan serta program-program pembangunan daerah kedalam berbagai kegiatan prioritas pembangunan di Provinsi Riau," tutur Gubri.(adv/nda)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Daftar Calon Rektor Unri, Mexsasai Indra Usung Visi Kampus Berdaya Saing Global

Wakil Rektor Akademik Unri, Dr Mexsasai Indra resmi maju sebagai bakal calon Rektor Unri periode…

6 jam ago

Penampilan Dance SMKN 1 dan SMAN 1 Rengat Meriahkan HSBL

Penampilan tim dance SMKN 1 dan SMAN 1 Rengat sukses memeriahkan suasana Riau Pos-HSBL dan…

14 jam ago

Sopir Truk Pembawa Ratusan Karung Bawang Ilegal Diciduk di Teluk Meranti

Polres Pelalawan menggagalkan pengiriman 7,5 ton bawang merah ilegal tanpa dokumen karantina di Teluk Meranti.

18 jam ago

Miris, 3.011 Anak di Bengkalis Putus Sekolah, Faktor Ekonomi Jadi Penyebab Utama

Dinas Pendidikan Bengkalis mencatat 3.011 anak putus sekolah hingga 2026. Faktor ekonomi keluarga menjadi penyebab…

18 jam ago

Proyek Drainase Mangkrak, Jalan di Perumahan Lumba-Lumba Digenangi Air Kotor

Proyek drainase di Jalan Merpati, Binawidya, terhenti hampir tiga pekan dan menyebabkan air kotor menggenangi…

18 jam ago

Kabel Semrawut di Pekanbaru Bakal Ditanam Bawah Tanah, Penataan Dilakukan Bertahap

Pemko Pekanbaru mulai menata kabel telekomunikasi semrawut menuju sistem bawah tanah demi estetika dan kenyamanan…

18 jam ago