Categories: Pekanbaru

3.500 Ekor Hewan Kurban Diperiksa Distankan Pekanbaru

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Hari Raya Iduladha 1443 H tak lama lagi akan dirayakan umat Islam. Tim Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Pekanbaru saat ini mengoptimalkan pengawasan terhadap hewan kurban di peternak maupun pengumpul.

Kepala Bidang Peternakan Distankan Pekanbaru Herlandria menyebutkan, tim berupaya menjangkau seluruh lokasi tersebut jelang Iduladha. Hingga saat ini, tim sudah melakukan pemeriksaan terhadap sekitar 3.500 ekor hewan kurban.

"Mayoritas hewan kurban dalam kondisi sehat, sehingga layak untuk menjadi hewan kurban," katanya, kemarin.

Pihaknya juga mengimbau penyelenggara untuk waspada terhadap penyebaran virus penyakit mulut dan kuku (PMK). Ia menilai langkah antisipasi ini untuk mencegah hewan kurban sakit untuk dipotong. "Hewan kurban harus memiliki surat kesehatan dari tempat asalnya. Para penyelenggara kurban harus memastikan hewan kurban memiliki surat kesehatan," ujarnya.

Terkait PMK, Herlandria mengatakan, tim dari Distankan Kota Pekanbaru sudah melakukan vaksinasi terhadap 200 hewan ternak hingga pekan kemarin. "Jadi, yang kami vaksin hewan yang sehat seperti untuk budidaya atau pembibitan," jelasnya.

Menurutnya, tim di lapangan hanya melakukan suntik vaksin terhadap hewan ternak sehat. Sedangkan untuk hewan kurban tidak divaksin PMK. "Kami memberi suntikan vaksin guna mencegah penyebaran virus PMK agar jangan sampai menjangkiti hewan ternak yang dalam budi daya," terangnya.

Dirinya mengklaim, jumlah dosis vaksin PMK yang diberikan Pemerintah Provinsi Riau memang masih terbatas. Mereka hanya bisa menyuntikkan vaksin ke 200 ekor hewan ternak.

"Kami sudah laksanakan vaksinasi PMK, hanya saja terbatas cuma 200 dosis," ulasnya.

Dirinya memastikan hingga kini belum ada hewan kurban di Kota Pekanbaru yang terjangkit virus PMK. Ia memastikan sebagian besar hewan kurban yang berada di tempat peternak maupun pengumpul dalam kondisi sehat.(yls)

Laporan M ALI NURMAN, Kota

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Aksi Spanduk di Gerbang Sekolah, Kegiatan Belajar di SMPN 2 Batang Peranap Terhenti

Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…

10 jam ago

Pasar Murah Kampar Sasar Enam Lokasi, Ini Daftar Komoditasnya

Dinas Perdagangan Kampar gelar operasi pasar di enam titik dengan menyediakan kebutuhan pokok harga terjangkau…

12 jam ago

7 Fungsi Vital Steam Line dan Sanitary Valve dalam Industri Modern

Steam Line dan Sanitary Valve berperan penting mengatur aliran uap (untuk pemanasan/sterilisasi) sekaligus menjamin standar…

12 jam ago

Kapasitas Penyimpanan Kritis, Sistem E-Kinerja Pemkab Meranti Lumpuh Sementara

Server e-kinerja Pemkab Kepulauan Meranti sempat lumpuh akibat kapasitas penyimpanan penuh, Diskominfotik siapkan peningkatan infrastruktur.

12 jam ago

Dari Rp4.700 ke Rp2.700, Harga Kelapa Inhil Anjlok Nyaris 40 Persen

Harga kelapa di Inhil turun hampir 40 persen jadi Rp2.700/kg. Petani terpukul jelang Lebaran dan…

12 jam ago

Pro-Kontra Penutupan Jembatan Sungai Sinambek di Sentajo Raya

Jembatan Sungai Sinambek yang sempat ditutup karena rusak parah kembali dibuka warga, Bupati Kuansing ancam…

13 jam ago