IKUTI KEJURNAS: Enam pesenam aerobik Riau yang akan mengikuti kejurnas di Jawa Barat, Rabu (4/12/2019). (Persani Riau)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Persatuan senam seluruh Indonesia (Persani) Riau, mengirimkan enam atlet untuk mengikuti Kejuaraan nasional (Kejurnas) pra kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) cabang olahraga aerobik 2019. Kejurnas ini akan dilaksanakan di Kota Bogor, Jawa Barat mulai 20-23 Desember mendatang.
Sekretaris umum Pengurus provinsi Persani Riau, Abdul Rais mengatakan, enam atlet yang akan dikirimkan tersebut terdiri dari tiga atlet putra dan tiga atlet putri. Saat ini para atlet tersebut masih menjalani latihan rutin yang di pusatkan di hall senam sport center Rumbai, Pekanbaru.
"Latihannya saat ini sudah memasuki tahap persiapan khusus mematangkan teknik gerakan. Nantinya tim senam Riau akan turun full team di tujuh nomor yang di pertandingkan," katanya.
Lebih lanjut dijelaskan Rais, tujuh nomor yang akan diikuti atlet Riau tersebut yakni pada tunggal putra dan putri, double putra dan putri, tim putra dan putri, serta nomor mix. Para atlet yang di turunkan tersebut, sebagian merupakan atlet yang baru pertama kali turun di ajang PON.
"Meski baru pertama kali turun pada kejurnas pra PON, mereka memiliki kemampuan yang cukup bagus dan diharapkan bisa bersaing di ajang pra PON nanti," sebutnya.
Saat disinggung mengenai target Persani Riau di ajang tersebut, Abdul Rais mengaku untuk di karegori aerobik pihakya menilai di kategori perorangan putra berpeluang untuk bisa meraih medali. Yakni dari atlet atas nama Zainuddin yang selama ini menjalani latihan di Jakarta.
"Mudah-mudahan Zainudin bisa meraih medali emas, termasuk para atlet lainnya tentunya. Untuk lawan yang cukup berat yakni atlet dari DKI Jakarta, Jawa Timur, serta Papua," ujarnya.(sol)
Harry Kane menolak dibandingkan dengan Erling Haaland jelang laga Inggris vs Norwegia dan optimistis The…
Polsek Mandau menangkap pria berinisial MR dalam kasus dugaan peredaran sabu. Polisi menyita 32 paket…
Persaingan Audisi Umum PB Djarum 2026 di Pekanbaru makin ketat. Sebanyak 120 atlet muda masih…
Pembangunan Sekolah Rakyat di Kuansing telah mencapai 82 persen. Plt Bupati Muklisin meminta kontraktor menjaga…
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…