musim-hujan-waspadai-dbd
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Cuaca di Kota Pekanbaru saat ini sudah memasuki musim penghujan. Terjadi sore hari, malam hari hingga pagi hari, dengan intensitas lebat. Dengan kondisi ini juga, masyarakat diminta untuk mulai mewaspadai potensi terjangkitnya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).
"Sejauh ini belum ada laporan soal DBD," kata Plt Kadiskes Pekanbaru dr Arnaldo Eka Putra SpPD kepada wartawan, Kamis (4/11).
Meski begitu, untuk dapat terhindar dari bahaya penyakit DBD ini, Naldo (sapaan akrab Arnaldo) mengajak dan mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Terutama lingkungan rumah sendiri.
"Kalau Covid-19, kita mesti patuh dengan menerapkan prokes. Sedangkan untuk terhindar dari DBD, kita harus menerapkan kebiasaan 3M plus," tambahnya.
3M plus yang dimaksud Naldo adalah, yang sudah sering disosialisasikan oleh petugas kesehatan, baik dari Dinas, maupun dari Puskesmas yang ada. Yaitu, menguras dan menyikat, serta menutup tempat penampungan air, dan memanfaatkan dan mendaur ulang barang bekas.
Dia juga menegaskan, semua benda-benda yang berpotensi tempat nyamuk bersarang harus dibersihkan, dan waspada dengan 3M plus tetap harus di budayakan, apalagi dalam kondisi musim penghujan saat ini.
Naldo juga memerintahkan kepada seluruh Puskesmas untuk memonitor dan harus aktif melakukan sosialisasi 3M plus ini. "Dan ketika ada kasus DBD, kepada masyarakat kami minta untuk segera melaporkan ke Puskesmas atau langsung ke Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru," tegasnya.(lim)
Laporan Agustiar, Kota
Agung Toyota membuka program trade in New Hilux di Riau. Konsumen dapat menukar mobil lama…
Pawai Gebyar Scooter Lancang Kuning ke-16 di Bengkalis berlangsung meriah dengan peserta dari berbagai provinsi…
SSB PTPN IV Regional III juara Liga TOPSkor Pekanbaru 2026 dan berhak mewakili Riau pada…
Galeri24 Pegadaian menghadirkan Promo Kicau dengan diskon 1,5 persen untuk pembelian emas batangan selected item…
ICW menyoroti pengadaan 80 ribu pikap Kopdes Merah Putih yang diduga memiliki potensi rente hingga…
Sekitar 48 ribu warga Kota Padang masih menganggur. Pemko memperkuat pelatihan berbasis kebutuhan industri untuk…