Categories: Pekanbaru

Dana Pinjaman untuk Tuntaskan Pembangunan Jalan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)  Riau, akan menggunakan dana pinjaman yang  dilakukan Pemerintah Provinsi Riau kepada BUMN PT SMI untuk menuntaskan pembangunan jalan. Di mana, jika selama ini saat menggunakan dana APBD pembangunan jalan hanya bisa dilakukan sepotong-potong, dengan dana pinjaman itu pembangunan jalan akan langsung dituntaskan.

Kepala Dinas PUPR Riau Dadang Eko Purwanto mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pendataan ruas jalan mana saja yang akan dibangun langsung secara tuntas. Karena saat ini, ada beberapa ruas jalan di Riau yang sudah dalam kondisi rusak.

“Perintah Pak Gubernur, dengan dana pinjaman itu, akan digunakan untuk menuntaskan langsung pembangunan ruas jalan. Jadi tidak sepotong-potong lagi, tapi langsung tuntas,” katanya.

Dadang mencontohkan, jalan lintas Pekanbaru-Kampar sepanjang 20 Km mengalami kerusakan. Dengan dana itu, maka pembangunan jalan akan langsung dituntaskan untuk ruas jalan tersebut, sehingga manfaatnya langsung dapat dirasakan masyarakat.

“Kalau selama inikan, jika ada jalan rusak sepanjang 20 km, dengan dana APBD mungkin yang bisa diperbaiki secara dicicil sepanjang satu atau dua kilometer saja. Karena memang dananya terbatas, kemudian juga dibagi-bagi untuk daerah lainnya,” sebutnya.

Menurut Dadang, dengan pola lama yakni perbaikan jalan secara sepotong-potong tersebut, jalan yang ada juga akan cepat rusak. Karenanya, dengan pola baru ini, diharapkan jalanan yang sudah dibangun atau diperbaiki di Riau akan bertahan.

“Dana Rp4,4 triliun itu juga akan digunakan selama lima tahun anggaran, jadi kami juga sembari terus mendata jalan mana saja yang paling prioritas untuk dibangun terlebih dahulu,” jelasnya.

Dari data yang dirangkum di Dinas  PUPR   Riau, total panjang jalan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi Riau sepanjang 2.799,81 Km. 35 persen di antaranya atau 1.003,43 Km dalam kondisi rusak berat.

Kondisi jalan yang rusak berat tersebut dikategorikan pada kondisi tidak mantap. Dalam kategori tersebut, juga ada satu kategori jalan yang kondisinya rusak ringan yakni sepanjang 93,83 km atau 3,35 persen.

Sedangkan yang masuk dalam kategori mantap, yakni jalan dengan kondisi baik sepanjang 1.003,86 km atau 35,85 persen. Sedangkan dalam kondisi sedang sepanjang 698,59 km atau 24,95 persen.(sol) 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Brazil adalah Brazil, Ancelotti Tetaplah Don Carlo

Carlo Ancelotti mulai menunjukkan sentuhan pragmatis bersama Brazil. Kini Selecao bersiap menghadapi ancaman Erling Haaland…

21 jam ago

Pecah Rekor 10 Tahun, Kafilah Inhu Sukses Tembus 4 Besar MTQ Riau 2026

Kafilah Inhu mencetak sejarah dengan finis di peringkat IV MTQ Riau 2026. Prestasi terbaik dalam…

21 jam ago

Bertemu Sahabat Lama, Rifat Sungkar Dukung Penuh Pengembangan Kota Pekanbaru

Rifat Sungkar menyatakan siap membantu Pemko Pekanbaru mewujudkan pembangunan sirkuit otomotif dan mendukung berbagai program…

21 jam ago

Besok Pagi! Bergerak Bersama Mitsubishi Motors dan Riau Pos Hadirkan Rifat Sungkar di Pekanbaru

Mitsubishi Motors bersama Riau Pos menggelar Bergerak Bersama di Grand Ubud Pekanbaru dengan beragam aktivitas…

2 hari ago

Pemko Pekanbaru Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah, Layanan Pengaduan SPMB Dibuka

Pemko Pekanbaru membuka layanan pengaduan dan jalur pemenuhan kuota SPMB SMP 2026 agar seluruh anak…

3 hari ago

PKL Kembali Menjamur di Sekitar Jembatan Siak IV, Satpol PP Pastikan Penertiban Berlanjut

PKL kembali bermunculan di Jalan Sudirman Ujung dekat Jembatan Siak IV. Satpol PP Pekanbaru menegaskan…

3 hari ago