Minggu, 18 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Perlu Sanksi Tegas dan Pengawasan yang Adil

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Melonjaknya kasus positif Covid-19 dan kasus meninggal di Kota Pekanbaru mengkhawatirkan banyak pihak. Tim Satgas Covid-19 Pekanbaru diminta untuk memberikan sanksi tegas kepada warga yang melanggar protokol kesehatan (prokes). Juga melakukan pengawasan secara adil di tempat-tempat kerumunan baik siang maupun malam hari.

Meri (30), warga Jalan Taskurun menyayangkan pembubaran kerumunan hanya dilakukan pada aktivitas malam hari saja. Sementara pasar-pasar ramai didatangi di siang hari dan banyak pembeli serta penjual tidak mematuhi prokes. 

"Padahal sama bahaya dan mengerikan juga penularannya untuk klaster pasar bagi masyarakat. Harusnya ini juga ditertibkan,"katanya saat dijumpai sedang
berbelanja di Pasar Cik Puan, Selasa (4/5). Maka dari itu, dia meminta ada keadilan dari pemerintah soal razia prokes. Menurutnya harus ada petugas yang disiagakan di pasar-pasar untuk mengawasi penerapan prokes.
"Tempat cuci tangan tak ada dan ada juga penjual maupun masyarakat tak pakai masker. Untuk jaga jarak, mana ada yang berjarak. Padat,"katanya. 

Baca Juga:  Pasien Positif Corona Riau Bertambah 36 Orang

Dari pantauan Riau Pos, hampir semua pasar tradisional di Pekanbaru, saat ini penuh sesak dan banyak yang tak patuhi prokes. Seperti di Pasar Cik Puan, Pasar Kodim, dan Pasar Palapa di Jalan Durian. 

Menanggapi hal ini, anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru Aidil Amri mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak menganggap sepele kasus Covid-19 ini. Masa pandemi Covid ini masyarakat disarankan tetap harus terbiasa dengan penerapan prokes. 

"Jadikan hal kebutuhan dalam penerapan prokes bagi diri sendiri maupun keluarga. Karena ini menyelamatkan diri sendiri dan juga orang sekitar, " papar Aidil Amri. 

Melihat semakin tingginya kasus Covid di Pekanbaru, Aidil pun minta kepada satgas untuk dapat menindak tegas masyarakat yang tidak patuhi prokes. 

Baca Juga:  Pelayanan Samsat Riau Tetap Buka hingga Sabtu

"Saran saya, berikan tindakan tegas yang dapat menimbulkan efek patuh,"ujarnya. 

Dia juga berharap, ada kesadaran dari masyarakat agar Pekanbaru kembali terbebas dari Covid dan kembali ke zona aman.(gus) 
 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Melonjaknya kasus positif Covid-19 dan kasus meninggal di Kota Pekanbaru mengkhawatirkan banyak pihak. Tim Satgas Covid-19 Pekanbaru diminta untuk memberikan sanksi tegas kepada warga yang melanggar protokol kesehatan (prokes). Juga melakukan pengawasan secara adil di tempat-tempat kerumunan baik siang maupun malam hari.

Meri (30), warga Jalan Taskurun menyayangkan pembubaran kerumunan hanya dilakukan pada aktivitas malam hari saja. Sementara pasar-pasar ramai didatangi di siang hari dan banyak pembeli serta penjual tidak mematuhi prokes. 

"Padahal sama bahaya dan mengerikan juga penularannya untuk klaster pasar bagi masyarakat. Harusnya ini juga ditertibkan,"katanya saat dijumpai sedang
berbelanja di Pasar Cik Puan, Selasa (4/5). Maka dari itu, dia meminta ada keadilan dari pemerintah soal razia prokes. Menurutnya harus ada petugas yang disiagakan di pasar-pasar untuk mengawasi penerapan prokes.
"Tempat cuci tangan tak ada dan ada juga penjual maupun masyarakat tak pakai masker. Untuk jaga jarak, mana ada yang berjarak. Padat,"katanya. 

Baca Juga:  Sulit Bayar Pajak saat Pandemi? Ada Kemudahan dari Pemko

Dari pantauan Riau Pos, hampir semua pasar tradisional di Pekanbaru, saat ini penuh sesak dan banyak yang tak patuhi prokes. Seperti di Pasar Cik Puan, Pasar Kodim, dan Pasar Palapa di Jalan Durian. 

Menanggapi hal ini, anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru Aidil Amri mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak menganggap sepele kasus Covid-19 ini. Masa pandemi Covid ini masyarakat disarankan tetap harus terbiasa dengan penerapan prokes. 

- Advertisement -

"Jadikan hal kebutuhan dalam penerapan prokes bagi diri sendiri maupun keluarga. Karena ini menyelamatkan diri sendiri dan juga orang sekitar, " papar Aidil Amri. 

Melihat semakin tingginya kasus Covid di Pekanbaru, Aidil pun minta kepada satgas untuk dapat menindak tegas masyarakat yang tidak patuhi prokes. 

- Advertisement -
Baca Juga:  Pelayanan Samsat Riau Tetap Buka hingga Sabtu

"Saran saya, berikan tindakan tegas yang dapat menimbulkan efek patuh,"ujarnya. 

Dia juga berharap, ada kesadaran dari masyarakat agar Pekanbaru kembali terbebas dari Covid dan kembali ke zona aman.(gus) 
 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Melonjaknya kasus positif Covid-19 dan kasus meninggal di Kota Pekanbaru mengkhawatirkan banyak pihak. Tim Satgas Covid-19 Pekanbaru diminta untuk memberikan sanksi tegas kepada warga yang melanggar protokol kesehatan (prokes). Juga melakukan pengawasan secara adil di tempat-tempat kerumunan baik siang maupun malam hari.

Meri (30), warga Jalan Taskurun menyayangkan pembubaran kerumunan hanya dilakukan pada aktivitas malam hari saja. Sementara pasar-pasar ramai didatangi di siang hari dan banyak pembeli serta penjual tidak mematuhi prokes. 

"Padahal sama bahaya dan mengerikan juga penularannya untuk klaster pasar bagi masyarakat. Harusnya ini juga ditertibkan,"katanya saat dijumpai sedang
berbelanja di Pasar Cik Puan, Selasa (4/5). Maka dari itu, dia meminta ada keadilan dari pemerintah soal razia prokes. Menurutnya harus ada petugas yang disiagakan di pasar-pasar untuk mengawasi penerapan prokes.
"Tempat cuci tangan tak ada dan ada juga penjual maupun masyarakat tak pakai masker. Untuk jaga jarak, mana ada yang berjarak. Padat,"katanya. 

Baca Juga:  Dimeriahkan dengan Kompetisi Dance

Dari pantauan Riau Pos, hampir semua pasar tradisional di Pekanbaru, saat ini penuh sesak dan banyak yang tak patuhi prokes. Seperti di Pasar Cik Puan, Pasar Kodim, dan Pasar Palapa di Jalan Durian. 

Menanggapi hal ini, anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru Aidil Amri mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak menganggap sepele kasus Covid-19 ini. Masa pandemi Covid ini masyarakat disarankan tetap harus terbiasa dengan penerapan prokes. 

"Jadikan hal kebutuhan dalam penerapan prokes bagi diri sendiri maupun keluarga. Karena ini menyelamatkan diri sendiri dan juga orang sekitar, " papar Aidil Amri. 

Melihat semakin tingginya kasus Covid di Pekanbaru, Aidil pun minta kepada satgas untuk dapat menindak tegas masyarakat yang tidak patuhi prokes. 

Baca Juga:  Api Hanguskan 36 Unit Kos-kosan

"Saran saya, berikan tindakan tegas yang dapat menimbulkan efek patuh,"ujarnya. 

Dia juga berharap, ada kesadaran dari masyarakat agar Pekanbaru kembali terbebas dari Covid dan kembali ke zona aman.(gus) 
 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari