Categories: Pekanbaru

Dari Diskusi Jurnalisme Kartun Pemilu Lalu

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kartunis Riau yang juga karikatunis Riau Pos Furqon LW, menjadi sentral diskusi Jurnalisme Kartun Pemilu Lalu yang ditaja Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Pekanbaru, Sabtu (3/2) petang. Diskusi santai yang digelar di Anjungan Kampar, Bandar Serai itu dihadiri sejumlah tokoh penting.

Pembicara utama dalam diskusi ini, hadir, Ketua KPU Riau yang juga Mantan Ketua AJI Pekanbaru Ilham M Yasir dan Dosen Komunikasi UIN Suska Riau M Badri. Diskusi yang dipandu Ketua AJI Pekanbaru Eko Faizin ini menilai, konsistensi Furqon LW lewat karyanya yang terkumpul dalam ‘Pemilu Lalu’ layak mendapat apresiasi.

Apresiasi itu tidak hanya datang dari pembicara kunci, tapi juga dari para tamu spesial seperti budayawan dan wartawan utama Riau H Rida K Liamsi, mantan Kepala Ombudsman Perwakilan Riau Ahmad Fitri, Ahli Pers AJI Pekanbaru Hasan Basril, dan lainnya.

Ketua KPU Riau Ilham M Yasir yang juga pernah sekantor dengan Furqon LW di Riau Pos memuji Furqon LW atas karya-karyanya. Kartun-kartun ataupun karikatur yang dibuat Furqon memberi cara pandang berbeda dirinya dalam menjalan kesibukan sebagai penyelenggara pemilu.

“Ada sisi lain yang kami dapatkan. Bang Furqon membuat tema-tema pinggirian yang menarik untuk dilihat. 2019 itu Pemilu yang sangat komplek dan lebih menarik, bagaimana masyarakat terbelah, politik uang dan lainnya. Namun, kita bisa tertawa ketika segala peristiwa itu ditampilkan dengan penuh makna, aktual namun menggelitik,” kata Ilham.

Ketika melihat karya Pemilu Lalu, yang merupakan buku kumpulan kartun Furqon LW yang dibuatnya sepanjang 2014-2019, Ilham menjadi ingat dengan berbagai isu bagaimana hebat dan kompleksnya Pemilu 2024 itu.

Sementara itu Dosen Komunikasi UIN Suska Riau M Badri menasbihkan bahwa kartun Furqon LW merupakan bagian dari  produk jurnalistik. Apalagi karya-karya kartunis yang telah berkarya lebih dari 30 tahun Riau Pos, sarat dengan kritik sosial.

“Karya kartun ini sangat sarat kritik sosial, tapi tetap bisa membuat orang tertawa. Satu kartunnya mewakili banyak informasi, sekaligus hiburan,” kata Badri.

Peran kartun, lanjut dia, sangat besar dalam setiap perjuangan berbagai bangsa di dunia. Termasuk Indonesia. Bahkan sejak awal kemerdekaan, bahkan sampai ada perang kartun.

“Bang Furqon tunak dan konsisten, saat masuk era digital Furqon tetap konsisten dengan style hitam putih yang memang mampu menyampaikan pesan yang kuat. Mampu menggambar apa-apa yang terjadi. Kalau kita lihat kembali realitas hari ini, apa yang dibuat Bang Furqon selama 2014-2019, masih relevan,” kata Badri.

Cara bagaimana Furqon menggambarkan peristiwa kekinian maupun kritiknya lewat kartun, menuai pujian dari H Rida K Liamsi. Rida menyebutkan, mantan anak buahnya itu selalu menemukan cara membuat pembaca tertawa.

“Furqon begitu pandai menemukan inti dari sebuah permasalahan yang benar dirasakan masyarakat. Dia berhasil mengkritik dengan cara menggelitik,” kata Rida.

Sementara itu Furqon menanggapi pujian atas konsistensinya dalam berkarya. Menurutnya, untuk tetap produktif dan mencuri perhatian, dirinya siap menjadi oposisi di segala rezim seperti kartunis lainnya di dunia. Dirinya bahagia karena media seperti Riau Pos yang konsisten memberikan tempat pada karya-karyanya.

Kendati tidak mengenyam pendidikan khusus seni kartun, seperti disebutkan Rida, namun Furqon mengaku dirinya terus belajar. Setiap karya yang terbit di Riau Pos adalah intisari dari berita aktual. Begitu juga karyanya yang lain, yang menurut Furqon, menempatkan dirinya sebagai oposisi.

“Baik kartun opini maupun kartun kritik, pasti akan memposisikan dirinya sebagai oposisi. 2014 saya mulai menggunakan media sosial, saya mendapat banyak kritik dari pengguna bahkan ada juga dari tokoh. Tapi  banyak juga yang dukung. Saya tidak pernah disomasi, tapi pernah didatangi preman dan diperingatkan Kemenkominfo,” kata dia.

Furqon bercerita ketika Riau Pos masih berkantor di Jalan Cempaka didatangi preman yang marah-marah dan menghentak meja. Waktu itu dirinya membuat kartun tentang PAD.

“Orangnya, badannya besar, datang dan langsung menghantam meja. Saya baru tamat SMEA, badan kurus kering, takut, saya lari. Dia (pelaku, red) kemudian masuk ruangan Pak Rida yang saat itu Pemred Riau Pos. Sejak saat itu hingga hari ini (Sabtu, red) saya tak pernah melapor, Pak Rida juga tidak pernah membahas itu ke saya,” kata Furqon.

Rida mengaku ingat peristiwa itu dan mengakui yang datang itu adalah orang suruhan yang tidak terima dengan karya Furqon. Namun sebagai Pemred Riau Pos, Rida bertanggungjawab penuh dan sudah terbiasa dengan ancaman dan serangan serupa. Hingga orang suruhan itu pergi begitu saja.

Terkait peristiwa itu, Furqon memegang filosopi salah satu kartunis terkenal di dunia. Di mana di negara barat seperti Prancis, kartun kritik lebih vurgal. “Kartun kritik itu berhasil apabila memenuhi tiga syarat. Selaras dan mewakili aspirasi masyarakat, orang yang dikritik tidak marah dan kartunisnya selamat,’’ kata Furqon.***

Laporan HENDRAWAN KARIMAN, Pekanbaru

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Tiga Bulan Belajar di Dunia Media, Mahasiswa Unri Rampungkan Program Magang Berdampak di Riau Pos

Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…

9 jam ago

Tangis dan Bangga Warnai Pelepasan 250 Siswa SMPN 25 Pekanbaru

Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.

9 jam ago

Sewa Lima Hari, Mobil Malah Digelapkan, Pasutri Berakhir Ditangkap

Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.

9 jam ago

Pantai Solop Diawasi Ketat Saat Iduladha, Maksiat dan Narkoba Jadi Perhatian

Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…

10 jam ago

Korupsi Bibit Kopi Liberika di Meranti, Kerugian Negara Rp663 Juta Berhasil Dipulihkan

Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…

10 jam ago

Kursi Kadis PUPR Riau Berganti, SF Hariyanto Tunjuk Zulfahmi Jadi Plt

SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.

10 jam ago