Categories: Pekanbaru

Lagi-Lagi Bus TMP Tak Beroperasi, Gaji Karyawan Tak Kunjung Dibayar

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Untuk kesekian kalinya, operasional  bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) terhenti. Alasannya tetap sama. Para pramudi dan pramugara bus menuntut gaji mereka dibayarkan.

Kembali tidak beroperasinya bus TMP ini dikeluhkan masyarakat yang biasa menggunakan moda tranportasi umum ini. Aktivitas mereka menjadi terhambat.

Pantauan Riau Pos, Jumat (4/1) tampak calon penumpang bus TMP menunggu di halte yang tersedia. Namun bus tak kunjung datang.

Karena tak mengetahui ada aksi mogok dari karyawan bus TMP, para calon penumpang ini bahkan tetap setia menunggu lebih dari dua jam di halte.

Mila, seorang calon penumpang bus mengaku kesal dengan terhentinya layanan bus TMP. Apalagi tidak ada pemberitahuan bahwa bus tidak beroperasi. Ia telah menghabiskan waktu di halte dan ternyata bus yang ditunggu tidak tiba.

“Kesal jelas. Kita sudah nunggu dua jam. Ternyata busnya tidak beroperasi. Kami jadinya harus pakai transportasi online yang biayanya lebih mahal,” kata dia.

Atas kejadian yang terus berulang ini, Mila meminta kepada pemerintah kota agar segera menyelesaikan permasalahan yang dialami oleh para karyawan Bus TMP agar bisa kembali memberikan layanan maksimal kepada masyarakat.

Sementara itu, Jodi salah seorang warga yang juga merasakan kekesalan karena bus TMP kembali berhenti beroperasi. Apalagi permasalahan terjadi akibat para pengemudi bus TMP tidak dibayarkan gajinya selama beberapa bulan, sehingga masyarakat kota Pekanbaru yang harus merasakan dampak dari permasalahan tersebut.

Bahkan dirinya juga merasa pemerintah harus segera mencarikan jalan keluar dari permasalahan tersebut, karena para pengemudi yang juga karyawan Bus TMP memliki keluiyang harus diberikan nafkah.

"Secepatnya ini harus selesai. Kasihan pengemudi dan juga masyarakat. Jangan keringat mereka diperas oleh pemerintah setelah itu hasil kerja mereka tidak dibayar. Mau makan apa keluarga mereka,” tuturnya.

Terkait kembali mogok kerjanya karyawan TMP, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Pekanbaru Yuliarso mengaku cukup kecewa.

"Kami ini kan sebagai regulator terkait operasional. Kami tidak mengharapkan begitu. Kalau ada persoalan internal harus diselesaikan mereka (pengelola TMP, red) dulu," jelasnya.

Pengelolaan TMP oleh PT Transportasi Pekanbaru Madani (TPM) adalah penugasan melalui PT Sarana Pembangunan Pekanbaru (SPP) sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang menjadi induk perusahaan. "Karena ini kan penugasan dengan anggaran yang diberikan ke mereka. Tentu kami berharap ini bisa diselesaikan secara internal dulu. Lalu dilaporkan ke kami. Kami juga kan meminta laporan itu," paparnya.

Dari komunikasi antara Dishub dan pengelola TMP, pengelola berjanji segera menyelesaikan persoalan yang ada. "Harus dijelaskan dulu sebabnya secara detail. Mereka janji akan menyelesaikan. Senin kami tindak lanjuti lagi," katanya.(ayi/ali/yls)

Laporan TIM RIAU POS, Kota

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Kabar Baik! Jalan Teratai Pekanbaru Mulai Dibenahi, Drainase yang Lama Tertutup Kini Dibuka

Pemko Pekanbaru mulai memperbaiki Jalan Teratai dengan normalisasi drainase dan overlay sepanjang 783 meter. Pekerjaan…

21 jam ago

Gara-gara Puntung Rokok, 5 Hektare Kebun Sawit di Inhu Terbakar, Pelaku Ditahan Polisi

Seorang buruh angkut sawit di Indragiri Hulu ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga membuang puntung rokok…

22 jam ago

Pacu Jalur Bawa Berkah, Menteri PU Siap Kaji Pembangunan Tol Pekanbaru-Kuansing

Menteri PU mengkaji rencana pembangunan Tol Pekanbaru-Kuansing untuk mendukung Pacu Jalur, memperlancar akses, dan mendorong…

22 jam ago

Promo Merdeka Angkasa Garden Hotel Hadirkan Menu Unik, Mierdeka Laksamana Jadi Andalan

Angkasa Garden Hotel Pekanbaru menghadirkan Promo Merdeka dengan menu baru Mierdeka Laksamana dan Si Merah…

23 jam ago

Kasus Seragam SMAN Riau Masuk Babak Baru, Kepala Sekolah Diperiksa Satu per Satu

BKD Riau mulai memanggil kepala sekolah terkait kasus kelebihan bayar seragam SMAN. Sanksi disiplin disiapkan,…

23 jam ago

Gajah Jovi Tutup Usia di PLG Minas, Sempat Dirawat Intensif Selama Sebulan

Gajah jinak Jovi yang berjasa menangani konflik satwa di Riau mati setelah sebulan dirawat akibat…

23 jam ago