Categories: Pekanbaru

Semburan Pasir Belasan Meter, Santri Diungsikan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Puluhan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Ihsan di Kecamatan Tenayan Raya dihebohkan dengan adanya semburan pasir atau debu hingga belasan meter ke atas. Peristiwa ini terjadi akibat pengerjaan pengeboran sumur bor air bawah tanah. Sontak kejadian ini pun membuat panik para santri yang sedang belajar di ponpes.

Kepala Pondok Pesantren Al-Ihsan Untung Wahyudi mengatakan, sekitar pukul 14.00 WIB pihaknya melakukan pengeboran air. Tepatnya di depan asrama para santri. Namun, beberapa saat setelah itu, dengan kedalam mencapai 119 meter tiba-tiba ada semburan pasir atau debu ke atas.

"Kami tidak tahu apakah itu gas atau tidak. Yang jelas bentuknya se­perti pasir atau debu yang menyembur ke atas dengan bunyi yang cukup keras. Diameter yang keluar dari tanah 3 hingga 4 inci dan ketinggian belasan meter ke atas," ujar Untung Wahyudi kepada Riau Pos, Kamis (4/2) malam.

Karena khawatir akan keselamatan para santri dan penghuni Ponpes Al-Ihsan, maka pihaknya langsung menghentikan semua aktivitas dan mengungsikan sebanyak 34 santri ke Pondok Pesantren Al-Ihsan Kubang Raya.

"Hingga saat ini kami masih melakukan pengungsian terhadap para santri. Kondisi lubang sumburannya masih tetap seperti semula, tetapi  semburannya semakin tampak tinggi dan pasir atau debu yang dihasilkan dari semburan itu membuat kawasan di pondok pesantren dan sekitarnya berdebu," kata Untung. Pascakejadian tersebut, pihak kecamatan, Polsek, SKK Migas, BPBD langsung ke lokasi kejadian meninjau langsung.

Bahkan menurut cerita dari salah seorang warga, kejadian serupa juga pernah terjadi di kawasan Tenayan Raya. Bahkan sudah lima kali kejadian seperti ini.

Pantauan Riau Pos di lokasi kejadian hingga kini masih terjadi semburan pasir atau debu. Dengan mengeluarkan suara keras. Di pintu masuk ponpes terlihat telah dipasang garis polisi.(dof)

 

 

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Aksi Spanduk di Gerbang Sekolah, Kegiatan Belajar di SMPN 2 Batang Peranap Terhenti

Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…

17 jam ago

Pasar Murah Kampar Sasar Enam Lokasi, Ini Daftar Komoditasnya

Dinas Perdagangan Kampar gelar operasi pasar di enam titik dengan menyediakan kebutuhan pokok harga terjangkau…

18 jam ago

7 Fungsi Vital Steam Line dan Sanitary Valve dalam Industri Modern

Steam Line dan Sanitary Valve berperan penting mengatur aliran uap (untuk pemanasan/sterilisasi) sekaligus menjamin standar…

19 jam ago

Kapasitas Penyimpanan Kritis, Sistem E-Kinerja Pemkab Meranti Lumpuh Sementara

Server e-kinerja Pemkab Kepulauan Meranti sempat lumpuh akibat kapasitas penyimpanan penuh, Diskominfotik siapkan peningkatan infrastruktur.

19 jam ago

Dari Rp4.700 ke Rp2.700, Harga Kelapa Inhil Anjlok Nyaris 40 Persen

Harga kelapa di Inhil turun hampir 40 persen jadi Rp2.700/kg. Petani terpukul jelang Lebaran dan…

19 jam ago

Pro-Kontra Penutupan Jembatan Sungai Sinambek di Sentajo Raya

Jembatan Sungai Sinambek yang sempat ditutup karena rusak parah kembali dibuka warga, Bupati Kuansing ancam…

19 jam ago