Minggu, 17 Mei 2026
- Advertisement -

Rapid Test TKI di Lokasi Karantina

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru baru saja melakukan rapid test terhadap 353 orang dalam pemantauan (ODP) terkait coronavirus disease 2019 (Covid-19). Untuk ODP yang berasal dari Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang baru datang ke Pekanbaru, rapid test dilakukan di lokasi karantina.

Karantina terhadap TKI yang baru datang dari Malaysia ditempatkan di rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) Rejosari. Total saat ini ada lima orang TKI yang sudah dikarantina di sana hingga 14 hari.

Dikatakan Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Pekanbaru Muhammad Amin, Jumat (3/4), khusus ODP yang ditempatkan di Rusunawa Rejosari akan dilakukan rapid test di sana.

"Dilakukan rapid test di sana, tanpa harus datang ke Puskesmas," jelasnya.

Baca Juga:  Akademi Tiga Naga Cari Pemain Baru

Rapid test tersebut tidak sulit dilakukan, hanya mengambil sampel darah. Sekitar 15 menit kemudian hasilnya sudah bisa keluar dan mengetahui apakah orang yang telah melalui tes positif atau negatif. Garis menunjukkan satu merah berarti negatif. Sementara garis menunjukkan dua berarti positif.

Bagi ODP yang dinyatakan negatif tetap akan dilakukan pemantauan untuk beberapa hari ke depan. Setelah itu baru dilepaskan pemantauan sekaligus pengurangan daftar ODP. "Hari ini (kemarin, red) saja, sudah 31 orang yang lepas dari pemantauan, baik yang telah melakukan rapid test maupun sudah habisnya masa pemantauan atau inkubasi ODP," singkatnya.

Sebelumnya, rapid test massal digelar di 21 pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) di Kota Pekanbaru, Kamis (2/4). Dari seluruh 353 ODP yang menjalani tes, seluruhnya negatif. Warga yang ikut rapid test adalah ODP yang datang secara sukarela. Hasil sendiri diketahui tak lama setelah tes dilakukan.(ali)

Baca Juga:  Takbir Keliling Ditiadakan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru baru saja melakukan rapid test terhadap 353 orang dalam pemantauan (ODP) terkait coronavirus disease 2019 (Covid-19). Untuk ODP yang berasal dari Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang baru datang ke Pekanbaru, rapid test dilakukan di lokasi karantina.

Karantina terhadap TKI yang baru datang dari Malaysia ditempatkan di rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) Rejosari. Total saat ini ada lima orang TKI yang sudah dikarantina di sana hingga 14 hari.

Dikatakan Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Pekanbaru Muhammad Amin, Jumat (3/4), khusus ODP yang ditempatkan di Rusunawa Rejosari akan dilakukan rapid test di sana.

"Dilakukan rapid test di sana, tanpa harus datang ke Puskesmas," jelasnya.

Baca Juga:  Akademi Tiga Naga Cari Pemain Baru

Rapid test tersebut tidak sulit dilakukan, hanya mengambil sampel darah. Sekitar 15 menit kemudian hasilnya sudah bisa keluar dan mengetahui apakah orang yang telah melalui tes positif atau negatif. Garis menunjukkan satu merah berarti negatif. Sementara garis menunjukkan dua berarti positif.

- Advertisement -

Bagi ODP yang dinyatakan negatif tetap akan dilakukan pemantauan untuk beberapa hari ke depan. Setelah itu baru dilepaskan pemantauan sekaligus pengurangan daftar ODP. "Hari ini (kemarin, red) saja, sudah 31 orang yang lepas dari pemantauan, baik yang telah melakukan rapid test maupun sudah habisnya masa pemantauan atau inkubasi ODP," singkatnya.

Sebelumnya, rapid test massal digelar di 21 pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) di Kota Pekanbaru, Kamis (2/4). Dari seluruh 353 ODP yang menjalani tes, seluruhnya negatif. Warga yang ikut rapid test adalah ODP yang datang secara sukarela. Hasil sendiri diketahui tak lama setelah tes dilakukan.(ali)

Baca Juga:  Takbir Keliling Ditiadakan
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru baru saja melakukan rapid test terhadap 353 orang dalam pemantauan (ODP) terkait coronavirus disease 2019 (Covid-19). Untuk ODP yang berasal dari Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang baru datang ke Pekanbaru, rapid test dilakukan di lokasi karantina.

Karantina terhadap TKI yang baru datang dari Malaysia ditempatkan di rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) Rejosari. Total saat ini ada lima orang TKI yang sudah dikarantina di sana hingga 14 hari.

Dikatakan Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Pekanbaru Muhammad Amin, Jumat (3/4), khusus ODP yang ditempatkan di Rusunawa Rejosari akan dilakukan rapid test di sana.

"Dilakukan rapid test di sana, tanpa harus datang ke Puskesmas," jelasnya.

Baca Juga:  Polsek Senapelan Gagalkan Transaksi Narkoba di Kafe

Rapid test tersebut tidak sulit dilakukan, hanya mengambil sampel darah. Sekitar 15 menit kemudian hasilnya sudah bisa keluar dan mengetahui apakah orang yang telah melalui tes positif atau negatif. Garis menunjukkan satu merah berarti negatif. Sementara garis menunjukkan dua berarti positif.

Bagi ODP yang dinyatakan negatif tetap akan dilakukan pemantauan untuk beberapa hari ke depan. Setelah itu baru dilepaskan pemantauan sekaligus pengurangan daftar ODP. "Hari ini (kemarin, red) saja, sudah 31 orang yang lepas dari pemantauan, baik yang telah melakukan rapid test maupun sudah habisnya masa pemantauan atau inkubasi ODP," singkatnya.

Sebelumnya, rapid test massal digelar di 21 pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) di Kota Pekanbaru, Kamis (2/4). Dari seluruh 353 ODP yang menjalani tes, seluruhnya negatif. Warga yang ikut rapid test adalah ODP yang datang secara sukarela. Hasil sendiri diketahui tak lama setelah tes dilakukan.(ali)

Baca Juga:  Partai Demokrat Pekanbaru Bagikan Ribuan Kantong Daging Sapi

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari