Categories: Pekanbaru

DPRD Pastikan Ketuk Palu 30 November

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Meski penyerahan dokumen KUA-PPAS APBD 2021 terlambat diserahkan dari jadwal semestinya, namun DPRD Kota Pekanbaru berjanji akan menyelesaikan pembahasannya sebelum 30 November 2020. 

Kepada wartawan, Senin (2/11), Ketua DPRD Kota Pekanbaru Hamdani, menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima dokumen KUA-PPAS untuk APBD 2021. Memang penyerahan dari pemerintah terhitung terlambat, yang seharusnya sudah diserahkan bulan Juli akhir. 

"Pekan lalu kami terima jelang libur panjang. Sebelum 30 November insya Allah pengesahan, "kata Hamdani.

Dijelaskan Hamdani, bahwa, pihaknya melalui rapat Banmus sudah menyerahkan dokumen kepada komisi-komisi di DPRD. "Sekarang ini, kami sudah menyerahkan ke komisi untuk bisa dibahas. Dan silahkan komisi memanggil OPD terkait untuk menanyakan KUA-PPAS ini apa sebenarnya diprioritaskan Pemko dan apa yang diinginkan masyarakat Pekanbaru, kita lihat nanti bagaimana sinkronisasinya," ujar Politisi PKS ini. 

Setelah dibahas oleh komisi, Pemko Pekanbaru melaksanakan MoU KUA-PPAS, kemudian pandangan fraksi, jawaban pemerintah, dan kemudian paripurna pengesahan APBD nya. 

Terkait hal ini juga, Hamdani menegaskan bahwa DPRD akan melakukan pengecekan peruntukan anggaran 2021 ini, apakah sesuai dengan janji kampanye Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekanbaru serta visi misi Pemerintah Kota Pekanbaru atau tidak. 

"Kami juga akan lihat nanti, apa saja yang tidak sesuai dengan janji kampanye serta visi misi akan kita coret," sebutnya. 

Ditegaskan Hamdani, bahwa ada banyak pekerjaan rumah (PR) Pemko yang harus diselesaikan, dan ini menjadi perhatian dari tahun ke tahunnya. Apalagi masa jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekanbaru tinggal lebih kurang satu setengah tahun lagi, yang krusial itu yakni berkaitan banjir dan persoalan sampah.

"PR ini harus segera dituntaskan satu setengah tahun ini. Kemudian PR-PR lain yang ada di tengah masyarakat juga harus dituntaskan menjadi skala priotitas," pinta Hamdani.

Selain itu, disampaikan mengenai anggaran penanganan Covid-19 tetap dimasukkan dalam APBD 2021 nanti, dimana Bapemperda DPRD Kota Pekanbaru menginginkan untuk penanganan Covid-19, Pemko Pekanbaru harus memiliki Perda sebagai payung hukumnya.(yls)

Laporan: AGUSTIAR (PEKANBARU)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Menggugah Selera, Grand Elite Hotel Pekanbaru Hadirkan Menu Ayam Goreng Serundeng Sambal Bawang

Grand Elite Hotel Pekanbaru menghadirkan promo menu nusantara Ayam Goreng Serundeng Sambal Bawang lezat buatan…

52 menit ago

Operasional 1.276 SPPG Dihentikan Sementara, BGN Pastikan Pasokan Makan Bergizi Gratis Tetap Aman

Badan Gizi Nasional menindak tegas 1.276 SPPG dengan menghentikan sementara operasionalnya akibat belum memenuhi kriteria…

2 jam ago

Menang 38-23 atas Dharma Loka, SMP ICS Pekanbaru Tantang Al Azhar di Semifinal

SMP ICS Pekanbaru sukses mengamankan tiket semifinal Riau Pos-HSBL 2026 usai menundukkan SMP Dharma Loka…

2 jam ago

Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, Polresta Pekanbaru Bagikan 1.300 Masker N95 ke Pengendara

Satlantas Polresta Pekanbaru membagikan 1.300 masker N95 gratis di Jalan Diponegoro guna meminimalisir risiko ISPA…

2 jam ago

Kapolda Riau dan Ustaz Abdul Somad Resmikan SLB Cahaya Rimbo Panjang

Kapolda Riau Herry Heryawan dan Ustaz Abdul Somad meresmikan SLB Cahaya Rimbo Panjang untuk pendidikan…

2 jam ago

Wako Agung Tegaskan Dukungan untuk PSPS, Bidik Promosi ke Liga 1

Wako Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan dukungan untuk PSPS dan mengajak suporter menjaga sportivitas demi target…

3 jam ago