kasus-pemukulan-driver-ojol-berakhir-damai
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dugaan kasus pemukulan pelanggan ojek online kepada salah satu driver ojek online (ojol) di Pekanbaru berakhir dengan restorative justice (keadilan restoratif).
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (31/5) lalu di mana terduga pelaku berinisial DP memesan jasa ojek online melalui aplikasi mobile. Setelah beberapa kali berkomunikasi dan menjadi lokasi titik penjemputan, namun driver tidak berhasil bertemu dengan pelanggan.
Kapolsek Bukit Raya Ajun Komisaris Polisi (AKP) Achmad Feri melalui Kanit Reskrim Poldek Bukit Raya Iptu Dodi Vivino menjelaskan peristiwa tersebut.
Kejadiannya terjadi pada Selasa (31/5) pagi lalu, di mana R yang bekerja sebagai driver ojek online mendapatkan orderan penumpang dengan titik jemput di Jalan Paus dekat Masjid Al-Ikhlas.
"Saat saudara R ini sampai di titik jemput, ia menelepon saudara DP dan menanyakan di mana posisi pelanggannya. Lalu dengan nada baik saudara DP mengarahkan untuk menuju pos sekuriti," kata Dodi Vivino, Kamis (2/6) malam.
Setelah sampai di pos sekuriti yang diarahkan pelangganya, R pun kembali menelepon DP karena tidak melihat adanya saudara DP di pos sekuriti tersebut.
"Saat mengangkat telepon dari R, saudara DP sudah menggunakan nada marah dan berkata kasar," lanjut Dodi.
Kemudian R pun bertanya kepada petugas yang berada di pos sekuriti dan diarahkan untuk masuk ke dalam gang. Setiba di dalam gang, R pun bertemu dengan DP. "Saat bertemu pelaku DP langsung memukul kepala R yang mengenai pelipis mata sebelah kiri," jelas Dodi.
Seperti diberitakan sebelumnya, akibat kejadian tersebut ratusan driver ojek online pun melakukan aksi solidaritas dengan mendatangi rumah DP untuk meminta penjelasan dan klarifikasi terkait persitiwa yang terjadi.
"Sebelumnya kami telah melakukan imbauan kepada para driver ojol untuk mempercayakan kasus ini ke Polsek Bukit Raya dan sekarang kedua belah pihak telah bertemu, serta berujung damai," pungkas Dodi Vivino.(bay)
Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru menghadirkan promo bulanan bertajuk Paket "Koper" dengan tarif Rp455 ribu per…
Mahasiswa Magister Pendidikan Matematika FKIP UNRI mendampingi 45 guru MTsN 1 Kampar dalam memanfaatkan ChatGPT…
Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu belum menerbitkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan bagi 247 kepala sekolah yang…
Kepala pelatih MAN 1 Pekanbaru Suryo Pranoto merasakan kebahagiaan tersendiri saat mendampingi putra kandungnya, Muhammad…
Seorang WNA asal India berinisial SR (61) ditemukan tidak bernyawa di kamar hotel kawasan Jalan…
Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Riau Kombes Pol Eko Budhi Purwono memperkuat komitmen menjaga ekosistem pesisir…