Categories: Pekanbaru

U-Turn HR Soebrantas Sebabkan Kemacetan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Putaran atau u-turn di Jalan HR Soebrantas Panam Pekanbaru, tepatnya di simpang Jalan Purwodadi kerap menyebabkan kemacetan pada sore dan malam hari. Untuk mencegah terjadinya kemacetan, masyarakat meminta agar pemerintah mencari solusi agar tidak terjadi kemacetan salah satunya disebabkan oleh u-turn tersebut.  

Kemacetan yang kerap terjadi pada sore hingga malam hari, juga diduga akibat banyaknya kendaran yang melintas, termasuk kendaraan bertonase besar. Ditambah lagi dengan banyaknya pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di trotoar jalan.

Salah seorang warga Jalan Purwodadi, Panam, Wahyu (40) mengatakan, kemacetan kerap terjadi pada sore hingga malam hari. Kemacetan selain disebabkan oleh padatnya kendaraan yang melintas juga kerap dilewati kendaraan bertonase besar. Juga banyaknya PKL berjualan di trotoar jalan dan juga di akibatkan karena dekatnya dengan persimpangan masuk Jalan Purwodadi dengan u-turn Jalan HR Soebrantas Panam.

"Ini terlalu dekat antara persimpangan masuk dan keluar Jalan Purwodadi dengan u-turn Jalan HR Soebrantas, Panam," ujarnya kepada Riau Pos, Ahad (02/2).

Wahyu meminta kepada pemerintah melalui dinas terkait bisa memberikan solusi agar tidak terjadi kemacetan yang hampir terjadi setiap harinya, terutama pada sore dan malam hari.

"Pemerintah jangan tinggal diam saja. Banyak PKL berjualan di trotoar jalan  tetapi masih saja dibiarkan. Ditambah dengan bebasnya kendaran bertonase besar melintas seperti mobil CPO, mobil pengangkut kayu dan lain-lain," terangnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru, Edy Sofyan mengatakan, sudah melaksanakan tugas sesuai dengan kewenangan. Yaitu membuat rekayasa lalulintas, memasang rambu-rambu, mengatur dengan penggunaan alat  intelligent transportation system (ITS) dan melakukan sosialisasi, hingga menyiapkan personel yang terus berjaga di pos terpadu traffic light simpang empat Garuda Sakti.

Ia juga mengimbau dan meminta dukungan semua pihak agar bisa bersama-sama mematuhi rambu-rambu lalu lintas untuk kepentingan bersama. Mari budayakan tertib berlalu lintas, dengan ikut membudayakan tertib berlalu lintas berarti bersama-sama ikut membangun Kota Pekanbaru menjadi lebih baik. Tentunya ini perlu kerja sama antara masyarakat dan petugas. "Mari masyarakat bersama-sama budayakan tertib berlalu lintas," harapnya.(ksm)

Laporan: DOFI ISKANDAR

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Tabebuya Bermekaran, Wajah Kota Pekanbaru Berubah Jadi Lebih Indah

Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…

3 hari ago

Kalam Kudus Menang di Dua Laga, Putra-Putri Melaju ke Final HSBL Selatpanjang

Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…

3 hari ago

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

4 hari ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

4 hari ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

4 hari ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

4 hari ago