forki-riau-lakukan-tc-ke-luar-negeri
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Untuk meningkatkan kemampuan atlet jelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua, September mendatang, Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (Forki) Riau, akan melaksanakan training camp (TC) atlet ke luar negeri.
Sekretaris umum Forki Riau, Afrizal Usman mengatakan, TC keluar negeri tersebut dimaksudkan selain untuk meningkatkan kemampuan atlet. Juga meningkatkan mental atlet karena akan menghadapi lawan-lawan yang tidak biasa.
"Kalau tidak Malaysia ya Thailand, karena karate disana juga cukup lumayan bagus. Tentu mental atlet juga akan meningkat jika sudah bertemu atlet-atlet dari luar negeri," katanya
Untuk mengirimkan atlet untuk mengikuti latih tanding atau TC tersebut, pihaknya juga sudah menjalin komunikasi dengan federasi karate di Malaysia dan Thailand. Federasi dari dua negara tersebut juga cukup welcome dengan rencana Forki Riau tersebut.
"Beberapa waktu lalu kami bertemu dengan federasi karate asal Malaysia, mereka menyambut baik dan tinggal kita sebutkan saja kapan waktunya akan datang kesana," ujarnya.
Namun demikian, untuk melaksanakan TC tersebut, pihaknya akan menjalin komunikasi terlebih dahulu dengan pihak Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau. Pasalnya, perlu dana yang cukup besar untuk kegiatan tersebut.
"Karena Forki Riau di bawah naungan KONI Riau, tentu hal ini akan kami bicarakan terlebih dahulu. Pasalnya, pada PON di Papua, Forki Riau akan mengirimkan tiga atlet yang telah lolos kualifikasi," sebutnya.(sol)
Satpol PP-PKP Kabupaten Kuansing menjaring enam wanita penghibur (LC) dan menyita miras dalam razia pekat…
Kabupaten Kepulauan Meranti menghadapi tantangan besar pengelolaan sampah, di mana dari 85 ton timbulan sampah…
Sebanyak enam bakal calon penghulu yang sempat gagal pada tahap pertama mengikuti tes mengaji susulan…
Pengecoran jalan akses Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang selesai 100 persen dan kini memasuki…
Sebanyak tujuh unit gudang di Kawasan Pergudangan Avian Jalan Siak II Pekanbaru ludes terbakar pada…
Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara penyaluran program Makan Bergizi Gratis bagi 39 ribu penerima…