Categories: Pekanbaru

Dua Pekan Berlabuh, RSA Belum Beroperasi

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Meski sudah dua pekan bersandar di Sungai Siak dekat Pelindo, Pasar Bawah, Rumah Sakit Apung (RSA) Nusa Waluya II hingga saat ini belum juga beroperasi. RSA yang tiba pada Jumat (18/9) lalu itu rencananya akan beroperasi hingga akhir tahun di Pekanbaru.

Fasilitas kesehatan milik organisasi nirlaba doctorSHARE tersebut rencananya bakal membuka pelayanan kesehatan di Kota Pekanbaru. Mengingat, lonjakan kasus Covid-19 di daerah tersebut

meningkat tajam, pihak doctorSHARE disebut akan membantu pelayanan Covid-19.

"Mereka membantu pelayanan kesehatan juga, termasuk pelayanan Covid-19," kata Plh Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, dr Zaini Rizaldy, belum lama ini.

Pihaknya mengaku sudah menerima koordinasi dari manajemen RS Apung tersebut. Karena dalam misi sosial, Diskes Pekanbaru tak keberatan.

"Tapi kami arahkan ke Diskes Provinsi Riau juga," tuturnya.

Sementara itu, Koordinator RSA Nusa Waluya II, dr Stephanie mengaku bahwa pihaknya tengah mematangkan rencana dan membicarakan teknis dengan institusi terkait di bumi Melayu Riau.

"Kami juga masih membicarakan teknisnya dengan Diskes Provinsi Riau. Jadi masih kami matangkan," ungkapnya.

Sedangkan soal waktu pelayanan, pihak RSA Nusa Waluya II masih membahas hal tersebut dengan Diskes Kota Pekanbaru.

"Soal waktu layanan kami masih bicarakan dengan Diskes Kota Pekanbaru, kami juga masih persiapan di kapalnya," tuturnya.

Diketahui, sejak berlabuh di sungai Siak Pekanbaru, kapal rumah sakit dengan misi kemanusiaan ini belum membawa tenaga medis dan dokter. Di kapal tersebut, hanya ada 9 orang anak buah kapal (ABK) yang baru berlabuh dari Surabaya ke Pekanbaru selama 16 hari.

RSA Nusa Waluya II merupakan rumah sakit apung milik Yayasan Dokter Peduli atau doctorSHARE. Yayasan ini diketahui didirikan oleh Lie Dharmawan. RSA Nusa Waluya II memiliki kapasitas sebanyak 30 ruang perawatan.(p)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Meriah! Festival Perang Air Selatpanjang Digelar 17–22 Februari, Resmi Masuk KEN 2026

Festival Perang Air Meranti kembali digelar 17–22 Februari 2026. Tradisi budaya ini resmi masuk Karisma…

16 jam ago

Pria 46 Tahun di Inhu Diamankan Polisi, Diduga Cabuli Anak Tiri yang Masih Balita

Polisi Inhu mengamankan pria 46 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak tiri berusia…

19 jam ago

Pustu Tak Layak, Warga Desa Patah Parang Terpaksa Melahirkan di Kantor Desa

Bangunan Pustu rusak parah membuat warga Desa Patah Parang terpaksa melahirkan di kantor desa. Perbaikan…

19 jam ago

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

1 hari ago

Pastikan UMK 2026 Dipatuhi, Pemko Pekanbaru Sidak Hotel dan Rumah Sakit

Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…

3 hari ago

Jelang Riau Pos Fun Bike 2026, Peserta Perorangan Tunjukkan Antusiasme Tinggi

Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…

3 hari ago