Minggu, 17 Mei 2026
- Advertisement -

Penanaman Padi Gogo Dimulai

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Kegiatan penanaman padi gogo di daerah sentra pertanian tanaman pangan di wilayah Kota Dumai dipusatkan di Jalan Melati, Kelurahan Tanjung Penyebal, Kecamatan Sungai Sembilan.

Padi Gogo yang termasuk jenis tanaman padi unggul ini ditanam di lahan seluas 150 hektare.

”Alhamdulillah, kegiatan menanam padi gogo ini yang dilakukan oleh masyarakat sudah dimulai,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Dumai Mukhlis Suzantri yang dihubungi Riau Pos kemarin.

Lahan seluas 150 hektare yang bakal ditanami oleh masyarakat itu, lanjut Mukhlis, sistim hanya menumpang menanam. ”Intinya, kita coba mengoptimalkan potensi daerah yang ada dalam mengembangkan sektor pertanian tanaman pangan ini,” kata Mukhlis.

Baca Juga:  407 Siswa Kelas XIII SMAN 2 Mandau Dilepas dengan Haru

Kegiatan penanaman padi Gogo ini, lanjut Mukhlis, dilakukan di atas lahan seluas 150 hektare. ”Itu untuk ditanam di ladang. Sedangkan untuk penanaman di lahan sawah, direncanakan dimulai awal bulan September mendatang,” kata Mukhlis.

Sementara, padi gogo adalah jenis padi yang tidak ditanam di sawah seperti pada umumnya. Dimana, padi ini ditanam di ladang. Kelebihan padi gogo tidak memerlukan irigasi khusus. Daerah yang sering mengembangkan padi gogo adalah daerah tadah hujan.

”Semoga saja kegiatan pertanian tanaman padi di daerah ini, bisa lancar yang gilirannya dapat meningkatkan pendapatan masyarakat,” kata Mukhlis.(ade)

Laporan Syahri Ramlan, Dumai

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Kegiatan penanaman padi gogo di daerah sentra pertanian tanaman pangan di wilayah Kota Dumai dipusatkan di Jalan Melati, Kelurahan Tanjung Penyebal, Kecamatan Sungai Sembilan.

Padi Gogo yang termasuk jenis tanaman padi unggul ini ditanam di lahan seluas 150 hektare.

”Alhamdulillah, kegiatan menanam padi gogo ini yang dilakukan oleh masyarakat sudah dimulai,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Dumai Mukhlis Suzantri yang dihubungi Riau Pos kemarin.

Lahan seluas 150 hektare yang bakal ditanami oleh masyarakat itu, lanjut Mukhlis, sistim hanya menumpang menanam. ”Intinya, kita coba mengoptimalkan potensi daerah yang ada dalam mengembangkan sektor pertanian tanaman pangan ini,” kata Mukhlis.

Baca Juga:  Mesin Pencetak Data Kependudukan Diluncurkan

Kegiatan penanaman padi Gogo ini, lanjut Mukhlis, dilakukan di atas lahan seluas 150 hektare. ”Itu untuk ditanam di ladang. Sedangkan untuk penanaman di lahan sawah, direncanakan dimulai awal bulan September mendatang,” kata Mukhlis.

- Advertisement -

Sementara, padi gogo adalah jenis padi yang tidak ditanam di sawah seperti pada umumnya. Dimana, padi ini ditanam di ladang. Kelebihan padi gogo tidak memerlukan irigasi khusus. Daerah yang sering mengembangkan padi gogo adalah daerah tadah hujan.

”Semoga saja kegiatan pertanian tanaman padi di daerah ini, bisa lancar yang gilirannya dapat meningkatkan pendapatan masyarakat,” kata Mukhlis.(ade)

- Advertisement -

Laporan Syahri Ramlan, Dumai

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Kegiatan penanaman padi gogo di daerah sentra pertanian tanaman pangan di wilayah Kota Dumai dipusatkan di Jalan Melati, Kelurahan Tanjung Penyebal, Kecamatan Sungai Sembilan.

Padi Gogo yang termasuk jenis tanaman padi unggul ini ditanam di lahan seluas 150 hektare.

”Alhamdulillah, kegiatan menanam padi gogo ini yang dilakukan oleh masyarakat sudah dimulai,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Dumai Mukhlis Suzantri yang dihubungi Riau Pos kemarin.

Lahan seluas 150 hektare yang bakal ditanami oleh masyarakat itu, lanjut Mukhlis, sistim hanya menumpang menanam. ”Intinya, kita coba mengoptimalkan potensi daerah yang ada dalam mengembangkan sektor pertanian tanaman pangan ini,” kata Mukhlis.

Baca Juga:  DLH Data Pohon Rawan Tumbang

Kegiatan penanaman padi Gogo ini, lanjut Mukhlis, dilakukan di atas lahan seluas 150 hektare. ”Itu untuk ditanam di ladang. Sedangkan untuk penanaman di lahan sawah, direncanakan dimulai awal bulan September mendatang,” kata Mukhlis.

Sementara, padi gogo adalah jenis padi yang tidak ditanam di sawah seperti pada umumnya. Dimana, padi ini ditanam di ladang. Kelebihan padi gogo tidak memerlukan irigasi khusus. Daerah yang sering mengembangkan padi gogo adalah daerah tadah hujan.

”Semoga saja kegiatan pertanian tanaman padi di daerah ini, bisa lancar yang gilirannya dapat meningkatkan pendapatan masyarakat,” kata Mukhlis.(ade)

Laporan Syahri Ramlan, Dumai

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari