PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Lima kali melakukan pencurian sepeda motor, residivis berinisial OS alias Ozi (32) ditembak polisi. Hal ini diungkap oleh Kapolresta Pekanbaru Kombespol Nandang Mu'min Wijaya melalui Kapolsek Lima Puluh, Kompol Sanny Handityo. Ia mengatakan, pelaku curanmor yang diringkus dengan ditembak 10 November lalu.
"Pelaku telah masuk tahanan sebanyak lima kali pada 2010 kasus jambret. Kemudian, kasus curanmor pada 2013 dan 2014. Di 2016 kasus pengeroyokan dan 2018 perkara jambret," ulasnya.
Dikisahkannya, awal penangkapan pelaku atas laporan korban pada 28 Oktober 2020. Usai menunaikan salat isya di masjid Nurul Islam, sepeda motor korban sudah tidak ada lagi. Setelah dicek kamera pengintai (CCTv, red) masjid, rupanya ada dua orang yang mencuri.
"Pertama yang kami amankan adalah penadah MA alias Navi dan Y alias Adi pada 29 Oktober. Diakuinya didapat dari OS," terangnya.
Sepeda motor itu ternyata berada di rumah AF. Di sana sepeda motor warna hitam pun turut disita.
"Karena melawan petugas maka ditembak. Sementara masih ada satu lagi pelaku yang masih buron yaitu Ade," jelasnya.
Adapun lokasi yang pernah dijadikan tempat curanmor di wilayah hukum (wilkum) Lima Puluh, Tenayan Raya, Bukit Raya, Payung Sekaki dan Sukajadi.(sof)
HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…
PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…
Pemprov Riau akan memelihara Jembatan Siak I dan Siak III pada pekan ketiga September dengan…
Pertamina Patra Niaga menaikkan pasokan BBM JBT di Riau hingga 27 persen seiring meningkatnya kebutuhan…
Komjak RI mengunjungi Kejari Pekanbaru untuk mengecek pengaduan masyarakat dan sarana prasarana serta mengingatkan pentingnya…
Video pembagian MBG di SDN 015 Tambusai Utara viral dan memunculkan anggapan penolakan. Sekolah menegaskan…