Categories: INTERAKTIF

Warga Kuala Kampar Dambakan Jaringan Listrik

Assalamualaikum Pak Bupati Pelalawan, kami warga Kuala Kampar mendengar Pemkab akan bangun jaringan listrik di daerah kami. Benarkah itu?

08527310XXX

KUALA KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Telah cukup lama masyarakat Kuala Kampar mendambakan dapat menikmati listrik menyala 24 jam. Selama ini tidak ada jaringan listrik yang bisa memasok kebutuhan listrik 24 jam di daerah tersebut. Adanya kabar keinginan itu akan terwujud membuat sejumlah warga dan tokoh masyarakat gembira.

“Alhamdulillah mudah-mudahan kabar baik dari Pemkab dan Pemerintah Pusat bahwa tahun ini akan direalisasi listrik masuk desa dan bisa menyala 24 jam sungguh telah lama kami dambakan,” ujar Andri warga tempatan.

Tanda-tanda bakal terwujudnya harapan itu ditandai dengan ditentukannya titik pemasangan jaringan disejumlah titik proyek penanaman kabel listrik bawah laut (Jaringan Listrik Supergrid). “Ya, Insya Allah pemasangan kabel PLN bawah laut Sokoi Penyalai segera terwujud,” terang Camat Kuala Kampar Elrasyidi Albi SSos kepada Riau Pos, pertengahan pekan ini via selulernya.

Diungkapkan Elrasyidi bahwa, adapun titik pemasangan jaringan yang telah dipatok ada di dua titik. Yakni di Parit Bekang untuk Kelurahan Teluk Dalam dan Parit Empat untuk Desa Sokoi. Sedangkan jarak untuk pemasangan kabel yang telah ditentukan titik itu dari Desa Sokoi ke Kelurahan Teluk Dalam, ibu kota Kecamatan Kuala Kampar berjarak sepanjang lebih kurang 1.100 meter.

Adapun penentuan titik lokasi jaringan ini akan ditetapkan setelah tim dari Pemerintah Pusat turun ke lokasi berdasarkan surat yang diteken Plh Asisten Deputi Pengelolaan Ruang Laut dan Pesisir Yogi Yanuar.

“Jadi, ada sebanyak 17 orang tim dari Pemerintah Pusat ini turun kelokasi pada Senin (5/2) lalu. Dan tim dipimpin Komandan Pusat Hidro Oseanografi TNI Al (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Budi Purwanto,” paparnya.

Selain itu, sambung Camat Kuala Kampar, dalam lampiran Surat Nomor:B-0018/D2.1/DM.01.00//2024 tanggal :1 Februari 2024, juga ada juga nama Direktur Perencanaan Ruang Laut, Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut. Kementerian Kelautan dan Perikanan, Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan, Direktur Kenavigasian, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan. Kemudian Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan, Direktorat Jenderal.

Sedangkan dari energi ada dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Minerat, Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Direktur Wilayah Pertahanan, Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan, Kementerian Pertahanan, Direktur Pencegahan Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan, Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan,KLHK, Kepala Bagian Hukum dan KSLN Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

“Serta Kementerian Perhubungan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau, Kepala Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Tanjung Pinang, Kepala Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Dumal, Kepala KSOP Kelas I Tanjung Balal Kanimun, Kepala KSOP Kelas IV Selat Panjang Pimpinan PT PLN Batam dan Pimpinan PT PLN UID Riau-Kepulauan Riau,” ujarnya.

Bahkan, Camat Kuala Kampar, beberapa waktu lalu, Lembaga Afiliasi Penelitian dan Industri (LAPI) Institut Teknologi Bandung (ITB) juga telah turun ke lokasi untuk merealisasikan proyek besar pembangunan jaringan listrik pada tahun 2024 ini. Tentunya keluhan masyarakat terkait listrik yang selama ini hanya menyala pada malam hari saja, akan segera terwujud. Sedangkan rencana proyek kabel listrik bawah laut ini, sejak lama lama telah dijanjikan oleh Pemkab Pelalawan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat pesisir dan tahun ini akan segera direalisasikan.

“Untuk itu, dengan adanya kunjungan tim Pemerintah Pusat dan ITB ini, maka masyarakat daerah yang dikenal dengan nama Pulau Mendol ini, akan segera menikmati listrik 24 jam. Dan tentunya, ini juga akan berdampak meningkatkan perekonomian masyarakat di daerah lumbung padi di Negeri Seiya Sekata ini,” tutupnya.(amn)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Sunat Massal dan Cek Kesehatan Gratis Disambut Antusias, Warga Rohul Ucapkan Terima Kasih

Program sunat massal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Rohul mendapat apresiasi warga karena membantu meringankan…

2 hari ago

Lolos Fase Gugur untuk Pertama Kali, Afrika Selatan Siap Hadapi Kanada

Afrika Selatan mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dan…

2 hari ago

Dukung Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan, BRK Syariah Siap Sukseskan SE2026

BRK Syariah mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan mengajak masyarakat berpartisipasi demi terwujudnya data ekonomi…

2 hari ago

Mahasiswa Umri Jadi Korban Pemukulan Saat Demo di DPRD Riau, IMM Desak Investigasi Transparan

Mahasiswa Umri menjadi korban pemukulan saat aksi di DPRD Riau. IMM Pekanbaru mendesak aparat mengusut…

2 hari ago

Longsor Terjang Lembah Anai, Jalan Utama Padang–Bukittinggi Tak Bisa Dilalui

Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…

3 hari ago

Pendaftaran SMP Negeri Pekanbaru Segera Ditutup, Ribuan Calon Siswa Berebut Kursi

Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…

3 hari ago