kerelaan-hati-hanin-dhiya-terekam-dalam-single-kembalilah-padanya
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Musisi muda Hanin Dhiya kembali merilis karya terbarunya berjudul ‘Kembalilah Padanya’. Lagu ini digadang-gadang menjadi single yang menggambarkan The New Hanin Dhiya di 2022.
“Kembalilah Padanya” bercerita tentang seseorang yang mendapati pasangannya belum bisa melupakan masa lalunya sehingga sang wanita bertanya-tanya mengapa mereka dipertemukan untuk saling jatuh hati.
“Tapi pada akhirnya dia mampu merelakan orang itu untuk kembali memilih masa lalunya. Terinspirasi dari kehidupan sehari-hari,”ujar Hanin menceritakan lagu terbarunya itu dikutip dari siaran persnya, Jumat (3/6/2022).
Memulai karier bermusik sejak usia remaja, Hanin memang kerap mengambil inspirasi dari kisah pribadi dan lingkungan sekitarnya.Bahkan untuk karya terbarunya ini, gadis berusia 21 tahun ini mengambil lirik yang dicuplik dari catatan hariannya sendiri.
“Beberapa kalimat yang ada di lagu ini adalah tulisan yang ada di buku harian, terus aku masukin di lirik karena cocok. Sampai akhirnya jadi si “Kembalilah Padanya”,” katanya.
Lagu “Kembalilah Padanya” bisa tercipta berkat kerja sama Hanin Dhiya, Marco Steffiano, Joshua Kunze, Adrian Rahmat Purwantu, dan Jessilardus Mate.
SEEK didapuk menjadi tim produksi lagu yang sebelumnya dikenal karena sempat bekerja menggarap karya dengan musisi papan atas lainnya seperti Raisa dan Mahalini.
“Ada pengalaman unik saat proses penulisan lagunya. Saat songwriting pertama kali bareng teman-teman dari SEEK lewat online. Kebayang gak segimana awkward-nya? Hahaha. Tapi ternyata seru abis, jadi punya pengalaman baru. Walaupun kepala agak mau meledak karena bingung nyari notasi waktu itu,” tutur Hanin.
Berdurasi 4 menit 10 detik, emosi Hanin tertuang begitu indah dalam “Kembalilah Padanya”, dipadukan dengan lirik patah hati, penggemar bisa ikut merasakan pedihnya kisah yang diceritakan Hanin di karya terbarunya ini.
Artwork yang dibuat untuk lagu ini juga unik dengan konsep sureal abstrak. Ilustrasi gambar seorang perempuan mengenakan kerudung hitam, namun matanya tertutup garis hitam dan terlihat seperti tengah menangis. Bukan tangisan air mata tapi berupa pasir hingga memenuhi. Inilah sisi gelap seseorang Hanin yang ingin ditunjukan di The New Hanin Dhiya.
“Semoga melalui lagu ini, aku bisa mengeluarkan sisi aku sebenar-benarnya dalam bermusik yang mungkin selama ini belum bisa aku tuangkan langsung dalam karya-karya sebelumnya,” tutupnya.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Edwar Yaman
Sebanyak 52 jalur telah mendaftar Pacu Jalur Mini 2026 di Tepian Narosa Teluk Kuantan. Total…
Hotel Dafam Pekanbaru menghadirkan promo Merdeka Staycation Rp545.081 per malam. Tamu juga mendapat Es Merah…
DPRD Pekanbaru mengapresiasi perbaikan jalan yang dikebut Pemko, namun meminta kualitas dijaga setelah ditemukan sejumlah…
Pacu jalur Kuansing 2026 diprediksi menarik puluhan ribu pengunjung. Pemkab memastikan pasokan Pertalite dan solar…
Ketua Kwarcab Pekanbaru Sulastri meraih Lencana Darma Bakti dari Kwarnas. Penghargaan diberikan atas dedikasinya membina…
Rumah warga di Jalan Tanjung Harapan, Tembilahan, terbakar Kamis sore. Api berhasil dipadamkan sebelum merembet…