(RIAUPOS.CO) – Proses memiliki hunian impian tiap orang tentu berbeda-beda. Ada yang memilih untuk membeli unit yang siap huni dan ada pula yang menikmati proses membangun hunian impian dari nol. Namun, kali ini, kita akan membahas tentang keseruan salah seorang home decor lover yang memilih untuk membangun rumah dari awal hingga akhirnya menjadi sebuah istana yang nyaman untuk ditempati bersama keluarganya. Recommended banget buat kamu yang berencana membangun rumah sendiri.
Ia adalah Citra Prima Sari. Citra, sapaan akrabnya mengaku memiliki alasan tersendiri mengapa ia lebih memilih membangun rumah dari nol. Sebab, dengan terjun langsung dalam penentuan desain dan lainnya, kualitas hunian impiannya akan lebih maksimal.
"Alasan kenapa bangun sendiri, bukan beli cluster adalah karena saya suka home design. Jadi lebih puas kalau desain dan bangun sendiri. Bisa lebih bebas juga untuk quality control," terang cardiologist ini.
Ia tak menampik bahwa membangun rumah sendiri jauh lebih ribet ketimbang beli jadi. Namun, berkat itu, ia jadi tahu banyak hal. Seperti jenis-jenis bahan bangunan dan lainnya. Selama proses pembangunan rumahnya yang memakan waktu sekitar 1 tahun, ia juga selalu rutin cek lokasi. Ini guna meminimalisir kesalahan selama proses pembangunan.
"Kita benar-benar bisa mengawasi kualitas dan komposisi bahan yang dipakai. Seru juga bisa terjun langsung pilih-pilih semua keperluan dari yang besar hingga printilan desain," sambung wanita beranak satu ini.
Dari segi biaya, menurutnya lebih hemat bangun sendiri. Tapi, poin penting yang menurutnya harus diperhatikan sebelum membangun sendiri adalah ketersediaan tim tukang yang terpercaya. "Pastikan kita sudah punya tim tukang yg memang bisa dipercaya, kerjanya terbukti rapi dan komunikasi terjalin baik. Tanpa tim tukang yang biasa diandalkan, lebih baik beli jadi. Dari pada nanti rugi di tengah proses pembangunan," sarannya yang membagikan proses pembangunan rumahnya di akun Instagram @arci_home ini.
Kini, berkat kesabarannya itu, rumah impiannya pun sudah terwujud. Rumah dengan luas tanah dan luas bangunan 290/350 ( di luar rooftop 44m) ini mengusung konsep minimalist tropis dengan sedikit sentuhan industrial, sesuai keinginannya.
Konsep minimalis tropis terlihat jelas dari kehadiran tanaman tropis di berbagai sudut rumahnya. Baik tanaman asli maupun artificial. Menariknya, ia juga memanfaatkan dinding rumahnya menjadi artificial garden yang ia buat sendiri dengan dedaunan buatan yang ia tata semenarik mungkin hingga tampak seperti nyata. Ya, dokter spesialis jantung ini memang suka membuat sendiri (DIY) keperluan dekorasinya.
Hal lain yang tak kalah mencuri perhatian dari huniannya ialah keberadaan kolam renang dengan view yang menyegarkan mata. Kolam berukruan 2mx7m tersebut juga bersebelahan dengan taman tropical hijau yang bisa membuat kita sejenak merasakan vibes berlibur di villa Pulau Dewata. Ia juga melengkapi rumahnya dengan roof top yang dikhususkan untuk tanaman buah dalam pot. Spot ini cocok banget untuk santai sore bersama keluarga sambil ditemani angin sepoi-sepoi.
Sedangkan untuk dekorasi di dalam rumah, banyak menggunakan warna-warna dasar, khas industrial dan natural. Misalnya warna hitam, putih, warna kayu dan abu-abu. Perpaduan furniture dengan material kayu dan besi juga mendominasi, mempertegas konsep industrial yang dianut.
"Alhamdulillah bisa menghasilkan desain yang sesuai keinginan. Poinnya adalah apapun profesinya, selama mau mencari referensi tentang desain rumah yang sesuai keinginan, rumah impiannya akan bisa terancang," sambungnya yang hobi traveling ini.
Untuk para pembaca yang berencana membangun rumah dari nol, ia berpesan agar banyak-banyak cari referensi sebelum memutuskan desain. Bisa dari pinterest, instagram dan lainnya. Selain itu tentukan anggaran dan sesuaikan rencana anggaran biaya (RAB) dengan kemampuan.
Dengan perencanaan yang matang, tentunya bisa meminimalisir hal-hal yang tak diinginkan. ****
Laporan: SITI AZURA
Foto: KOLEKSI PRIBADI

